"Jadi kami sudah melakukan persiapan vaksinasi bagi tenaga kesehatan, pejabat serta tokoh masyarakat. Sehingga besok persiapan siap semua," sebutnya. Prosesi vaksinasi akan dilaksanakan sesuai jadwal.
Sehingga sibuk mempersipkan pengisian air tandon untuk mencuci tangan serta pengaturan jarak kursi. "Alhamdulillah sudah matang persiapan, mulai penyediaan mekanisme antrean meja, pendaftaran hingga ruang tunggu," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan pihaknya sengaja memilih tempat yang berdekatan dengan puskesmas. Semisal ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Dijelaskan bahwa semua kejadian medik yang terjadi setelah imunisasi, menjadi perhatian, dan diduga berhubungan dengan imunisasi.
"Hasil rekomendasi BPOM maupun Kemenkes maka hal itu tidak sampai terjadi gejala KIPI berat. Kalaupun ada gejala seperti ngantuk dan mual-mual saja atau masuk kategori KIPI ringan," tandasnya.
Berikut sepuluh tokoh penerima vaksin perdana yakni, Ketua DPRD Kutim Joni, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah, Kepala Staf Kodim (Kasdim), Mayor Infantri Ahmad Albar, Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resort Kutim (Kabag OPS) AKP Laode Prasetyo Fuad.
Sekretaris Nahdlatul Ulama (NU) Kutim Sismanto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kutim Muhammad Adam, Perwakilan Muhammadiyah Yakub Fadillah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Munir Perdana, Sekretaris Musyawarah antar Gereja Bastian Remmy Sigarlaky dan camat Sangatta Utara Muhammad Basuni.[]
Penulis : Zulhamri
Editor : Rusdi