"Rapat evaluasi ini menindaklanjuti program-program nasional seperti bantuan vaksin yang segera dipergunakan sebagaiamana mestinya. Kemudian membahas terkait perkembangan, kendala, dan pembahasan langkah tindak lanjut Tim Satgas Covid-19 di tahun 2021," sebut Kasmidi.
Dirinya menyatakan siap menjadi orang pertama di Kutim yang divaksin Sinovac Covid-19. Langkah ini diambil untuk memastikan jika vaksin tersebut aman. "Jangan terbawa dengan isu negatif yang beredar tentang vaksin. Mari berikan pemahaman yang baik kepada masyarakat agar tidak ragu dan secara sukarela untuk di vaksin," imbuhnya.
Saat ini jumlah pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSU Kudungga Sangatta tinggal 23 orang. Dalam evaluasi pihaknya juga menegaskan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 2021 dipastikan ditunda hingga waktu belum ditentukan.
Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko menyarankan dalam kegiatan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan (Protkes) sesuai tugas dan fungsi (Tufoksi). "Semisal pembatasan jam malam. Masing-masing tim melakukan tindakan baik mengenai aturan yang telah diedarkan termasuk batas maksimum jumlah pengunjung sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan dalam satu tempat," bebernya.
Dia juga menyarankan agar instansi terkait dapat mensosialisasikan penggunaan vaksin kepada masyarakat yang selama ini banyak isu miring yang dapat menggiring opini publik. "Kami akan melakukan PAM dan pengawalan dalam penyaluran vaksin hingga sampai ke tempat tujuan. Segera melapor jika ada pihak-pihak yang memberikan kabar negatif terkait vaksin," sebutnya.
Penulis: Zulhamri
Editor : Bambang Irawan