"Sebelumnya kami telah menginformasikan bagi semua pelanggan yangg berada di area terdampak agar bisa untuk mempersiapkan penampungan air. Estimasi sekitar enam jam. Tapi kalau hanya proses pembersihan dapat diselesaikan dua hingga tiga jam saja sembari menunggu proeses pengisian ulang," sebut Aris saat ditemui, Senin (28/12/2020) hari ini.
Pengurasan bak seservoar secara rutin berfungsi untuk menghilangkan fluk-fluk atau kotoran air yang ada didasar bak. Kalau tidak dibersihkan secara rutin akan menebal dan berdampak pada kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan.
"Dalam pengolahan air tentu ada penyaringan kotoran seperti endapan lumpur, dedaunan maupun sampah lainnya. Sehingga hasil olahan air PDAM ke pelanggan bisa terjaga kualitasnya," jelas Aris lagi.
Pihaknya meminta jika ada kendala dalam pengaliran, saran dan info tagihan air agar dapat diinformasikan alamat lengkap, nomor pelanggan, dan nomor telepon yang bisa dihubungi agar memudahkan dalam melakukan pengecekan. Bisa juga memberikan laporan via inbox admin, atau telepon ke (0549) 2027255 ( Ext 1 atau 2 ) , 0811 5915 15 (WA/SMS).
"Kami juga pantau melalui media sosial. Jadi mohon maaf jika via facebook admin tidak bisa membalas satu-persatu pertanyaan dari pelanggan. Doakan kami agar dapat melayani pelanggan dengan pelayanan prima," sebutnya.
Selama proses pengurasan beberapa wilayah yang terdampak dalam kegiatan pembersihan reservoar meliputi kawasan perkantoran bukit pelangi, perumahan griya bukit pelangi, Jalan Sawito Pinrang, jalan AW. Syahrani, Gang Gatot kaca, Gang Mansurin, Gg. Kresna, Gang. Arjuna kembar, Gang Srikandi, Jalan Padat karya, Gang Ronggolawe, Jalan Simono, Gang Latanza, Gang Sukamaju, Gang Julak Jalan Ma'arif dan wilayah sekitarnya. (*)
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur