“Tentu kami imbau masyarakat agar tidak mengucilkan atau menjauhi mereka yang terpapar. Namun harus didukung untuk segera sembuh. Karena virus ini bukan penyakit aib yang harus dijauhi. Kalau terpapar, tetap menaati protokol kesehatan, menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan jaga pola makan serta vitamin,” beber Kasmidi.
Ia juga berharap masyarakat Kutim lebih patuh dalam menjalani protokol kesehatan (Protkes) dengan cara selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.
“Memang tak bisa dipungkiri wabah Covid-19 dapat menyerang siapa saja, tua muda tanpa pandang bulu. Kita harus saling mendukung untuk melawan penyebarannya secara bersama-sama,” sebut Kasmidi.
Selanjutnya, pihaknya telah memenuhi persyaratan pencalonan yang telah di intruksikan oleh KPU. Sehingga dirinya menjalani pemeriksaan kesehatan dan semua rangkaian pemeriksaan sudah di jalani.“Ucapan terima kasih semua para relawan, simpatisan serta masyarakat yang telah memberikan dorongan dan semangat," imbuhnya.
Tahapan selanjutnya bakal calon pasangan (Bapaslon) Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang (ASKB) lanjut menjalani psikotest di Gedung Badan Kepgawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, Minggu (20/9/2020).
Terpisah, Ketua KPU Kutim Ulfa Jamilatul Farida mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian persyaratan Bapaslon pada Pilkada Kutim 2020 ini.
“Para Bapaslon harus dinyatakan sehat jasmani, rohani dan bebas dari bahan adiktif apapun,” ujarnya.
Setelah pemeriksaan kesehatan, keduanya juga akan menjalani psikotest Setelah semuanya dilakukan, tinggal menunggu penetapan pasangan calon dan pencabutan nomor paslon.
“Semoga semua pemeriksaan berjalan lancar dan hasilnya sesuai harapan kita bersama. Semua Bapaslon sehat jasmani dan rohani, sehingga bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya,” sebut Ulfa.[]
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi