Dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui pemberian fasilitas kredit atau pembiayaan dan untuk membantu dalam pengembalian fasilitas kredit atau pembiayaan yang telah disalurkan oleh pemerintah.
Plt Bupati Kasmidi Bulang mengatakan kelanjutan kerjasama tersebut segera ditindaklanjuti terutama kredit perumahaan bersubsidi bagi TK2D. Mengingat sebagian besar TK2D Kutim banyak yang belum memiliki rumah pribadi.
“Jangan sampai acara ini hanya sebatas seremonial saja. Apa yang menjadi kendala atau urusan Pemerintah akan segera disiapkan. Selain gaji yang sudah tepat waktu, beban hidup di Kutim paling tidak bisa berkurang dengan adanya perumahan dari BTN ini,” jelasnya.
Untuk mempercepat proses kerjasama tersebut pihaknya meminta agar segera melengkapi data-data yang diperlukan.
Dalam kerja sama tersebut, Bank BTN bersedia membantu pemerintah untuk melakukan pemotongan gaji atau melakukan penagihan TK2D yang mengajukan pembelian perumahan murah bersubsidi, dengan persetujuan pihak pertama dalam hal ini Pemkab Kutim.
Sementara itu, Sub Branch Head BTN Jaka Asdin mengatakan pihaknya sebelumnya telah banyak menerima berkas TK2D, namun karena MoU belum dilakukan akhirnya belum terlaksana. Namun saat ini setelah dilakukan MoU tersebut, tentunya akan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.
“Dari hasil analisa yang telah kami lakukan, mampu untuk mengambil KPR bersubsidi ini,” sebut Jaka.
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi