Untuk di Kutim ada dua kandidat kuat yang memperebutkan rekomendasi. Keduanya merupakan kader beringin yakni Mahyunadi dan Kasmidi Bulang.
Saat dikonfirmasi, Ketua Harian Golkar Kutim Budiman Hading menyebutkan bahwa sesuai informasi diterimanya di media sosial bahwa DPP Golkar telah menunjuk pasangan Mahyunadi- Kinsu (Makin) yang telah di umumkan secara lisan.
"Ini harus diterima secara legowo dan berbesar hati. Keputusan ini mungkin ada parameter-parameter tertentu yang dinilai DPP," ujarnya.
Menurutnya secara partai akan mengikuti sesuai instruksi yang telah di putuskan oleh DPP. Meski telah dilakukan survei secara individu, namun pihaknya menyayangkan pengumuman di keluarkan DPP tanpa ada survei terlebih dahulu secara berpasangan antar kedua kandidat.
"Kami masih menunggu informasi secara pastinya dari ketua DPD Golkar Kutim. Tadi kami hubungi masih dalam perjalanan," ujarnya.
Terkait sikap partai, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi antar kader dan pengurus langkah-langkah apa yang di tempuh kedepannya.
Menurutnya, sebagaimana isyarat sebelumnya bahwa DPP bakal melakukan survei secara berpasangan namun faktanya rekomendasi keluar tanpa adanya survei sebagaimana telah di gaungkan sebelumnya.
"Seharusnya ada survei secara perpasangan. Kalau versi masing-masing semua sudah dilakukan sementara yang kita inginkan adanya survei berpasangan terlebih dahulu," pungkasnya.
Untuk diketahui pasangan kedua kandidat yang menanti rekomenasi ialah Mahyunadi-Kinsu (MaKin) dan Ardiansyah Sulaiman-Kasimidi Bulang (ASKB).
Penulis: Zulhamri
Editor: Desman Minang