Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo menyebut keikutsertaan 41 jurnalis merupakan bentuk antusiasme dan komitmen wartawan Kukar dalam menyukseskan agenda olahraga tingkat provinsi tersebut. Dirinya berharap seluruh atlet dapat menjaga kondisi kesehatan, mengedepankan kekompakan, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Harapan kami tentu ada prestasi yang bisa dibawa pulang ke Kukar. Namun jangan sampai target itu membuat kita melupakan tujuan besar kegiatan ini. Jaga kesehatan, junjung sportivitas dan tetap kompak selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan,” ungkap Awi, sapaan akrabnya.
Porwada juga memberikan kesempatan bagi wartawan untuk membangun hubungan yang lebih dekat di luar aktivitas pekerjaan. Sebab, kesibukan masing-masing media sering kali membuat ruang pertemuan antarsesama jurnalis menjadi terbatas. Karena itu dirinya ingin kontingen Kukar memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas persahabatan sekaligus memperkuat solidaritas profesi. “Jangan ada sekat hanya karena perbedaan media maupun daerah. Kami semua menjalankan profesi yang sama. Mari saling mendukung, menjaga kebersamaan, dan membawa nama baik PWI Kukar,” terang Awi yang akan berlaga di cabor catur.
Melalui Porwada IV Kaltim 2026, kontingen Kukar diharapkan tidak hanya mampu bersaing dalam perebutan prestasi, tetapi juga membawa pulang pengalaman, semangat kebersamaan, dan persaudaraan yang semakin kuat di kalangan insan pers. “Yang penting kebersamaan dan utamakan solidaritas sportivitas,” tutup Awi.
Editor: Aspian Nur
Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo menyebut keikutsertaan 41 jurnalis merupakan bentuk antusiasme dan komitmen wartawan Kukar dalam menyukseskan agenda olahraga tingkat provinsi tersebut. Dirinya berharap seluruh atlet dapat menjaga kondisi kesehatan, mengedepankan kekompakan, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Harapan kami tentu ada prestasi yang bisa dibawa pulang ke Kukar. Namun jangan sampai target itu membuat kita melupakan tujuan besar kegiatan ini. Jaga kesehatan, junjung sportivitas dan tetap kompak selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan,” ungkap Awi, sapaan akrabnya.
Porwada juga memberikan kesempatan bagi wartawan untuk membangun hubungan yang lebih dekat di luar aktivitas pekerjaan. Sebab, kesibukan masing-masing media sering kali membuat ruang pertemuan antarsesama jurnalis menjadi terbatas. Karena itu dirinya ingin kontingen Kukar memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas persahabatan sekaligus memperkuat solidaritas profesi. “Jangan ada sekat hanya karena perbedaan media maupun daerah. Kami semua menjalankan profesi yang sama. Mari saling mendukung, menjaga kebersamaan, dan membawa nama baik PWI Kukar,” terang Awi yang akan berlaga di cabor catur.
Melalui Porwada IV Kaltim 2026, kontingen Kukar diharapkan tidak hanya mampu bersaing dalam perebutan prestasi, tetapi juga membawa pulang pengalaman, semangat kebersamaan, dan persaudaraan yang semakin kuat di kalangan insan pers. “Yang penting kebersamaan dan utamakan solidaritas sportivitas,” tutup Awi.