Kamis, 13/08/2026

Apel Sabuk Kamtibmas Kukar Satukan Elemen Masyarakat Jaga Kerukunan di Era Digital

Kamis, 13/08/2026

Apel Sabuk Kamtibmas di Mapolres Kukar (polreskukar.dok)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Apel Sabuk Kamtibmas Kukar Satukan Elemen Masyarakat Jaga Kerukunan di Era Digital

Kamis, 13/08/2026

logo

Apel Sabuk Kamtibmas di Mapolres Kukar (polreskukar.dok)

Penulis : Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG  — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, organisasi masyarakat, pemuda hingga komunitas masyarakat.

Semangat tersebut mengemuka dalam Apel Sabuk Kamtibmas Polres Kutai Kartanegara bertajuk “Guyub Rukun Benua Etam Bersatu Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” yang digelar di halaman Mapolres Kukar, Kamis (13/8/2026) pagi tadi yang  dipimpin Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat serta Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman.

Khairul mengapresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam Apel Sabuk Kamtibmas merupakan bukti nyata kepedulian dan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah Kukar dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Tantangan kamtibmas saat ini semakin kompleks, terutama karena perkembangan teknologi dan media sosial membuat sebuah peristiwa dapat menyebar dan menjadi perhatian publik hanya dalam hitungan menit.

Sebuah kejadian di lapangan tidak lagi berhenti sebagai persoalan lokal. Apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, informasi yang berkembang di ruang digital dapat berubah menjadi persepsi, keresahan, bahkan konflik di tengah masyarakat. “Di era digital, sebuah kejadian tidak lagi berhenti di tempat kejadian perkara, namun dapat berkembang menjadi persepsi, keresahan, bahkan konflik apabila tidak ditanggulangi dan ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Khairul.

Esensi dari Apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, apel menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama.

Masyarakat diajak menjadi teladan ketertiban di lingkungan masing-masing dengan mematuhi aturan, menghormati sesama serta menjaga etika, baik di ruang publik maupun ruang digital dan juga  diminta tidak mudah menyebarkan provokasi, hoaks, hate speech atau ujaran kebencian, serta ajakan melakukan kekerasan. “Saring informasi sebelum dibagikan dan pastikan kebenaran data sebelum mempercayainya,” pesannya.

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Wakil Ketua III DPRD Kukar Aini Faridah, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Kukar, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), hingga organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Sejumlah komunitas seperti Senkom, KBBP Polri, Remaong Kutai Berjaya, komunitas ojek online (ojol), KNPI, Ikapakarti, Forum RT, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, FKPM serta kelompok masyarakat lainnya juga ambil bagian dalam apel.

Editor: Aspian Nur

Apel Sabuk Kamtibmas Kukar Satukan Elemen Masyarakat Jaga Kerukunan di Era Digital

Kamis, 13/08/2026

Apel Sabuk Kamtibmas di Mapolres Kukar (polreskukar.dok)

Share

Berita Terkait