Senin, 10/08/2026
Senin, 10/08/2026
Kebakaran yang menghanguskan ruang belajar SD 002, Kecamatan Loa Janan. (Dok. Polsek Loa Janan)
Senin, 10/08/2026

Kebakaran yang menghanguskan ruang belajar SD 002, Kecamatan Loa Janan. (Dok. Polsek Loa Janan)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menghanguskan SDN 002 Loa Janan pada 15 Juli 2026 lalu. Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai hampir Rp5 miliar disiapkan untuk membangun kembali fasilitas pendidikan tersebut.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menjelaskan, penggunaan dana BTT ini dikarenakan insiden yang menghanguskan enam ruang kelas yang masuk dalam kategori darurat dan mendesak. Langkah cepat ini diambil agar para siswa tidak perlu berlama-lama menumpang di sekolah lain dengan sistem sif pagi dan sore.
"Kondisi ini mendesak, makanya kita perbolehkan menggunakan pembiayaan itu. Kalau tidak segera di bangun dampaknya anak-anak sulit untuk belajar karena tak ada ruangan," kata Aulia Senin (10/8/2026).
Total anggaran hingga Rp5 Miliar tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan fisik ruang kelas baru sekaligus pengadaan sarana dan prasarana penunjang belajar yang ikut hangus terbakar. "Kami penuhi dulu fasilitas dengan anggaran Rp5 miliar itu yang paling penting untuk anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan tidak bergantian," sebutnya.
Saat ini, Pemkab Kukar sedang merampungkan proses administrasi dan perencanaan teknis agar proyek bisa segera dimulai tanpa melanggar koridor hukum. Target pembangunan harus rampung sebelum akhir tahun 2026 dan seluruh aktivitas belajar mengajar ditargetkan kembali normal pada awal 2027 mendatang.
Editor: Aspian Nur
Senin, 10/08/2026
Kebakaran yang menghanguskan ruang belajar SD 002, Kecamatan Loa Janan. (Dok. Polsek Loa Janan)
TERPOPULER