Jumat, 07/08/2026

Apresiasi KWT dan Kader Posyandu Loa Ipuh, Desman Minang Desak Insentif Segera Dicairkan

Jumat, 07/08/2026

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto menggelar serap aspirasi warga Kelurahan Loa Ipuh. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Apresiasi KWT dan Kader Posyandu Loa Ipuh, Desman Minang Desak Insentif Segera Dicairkan

Jumat, 07/08/2026

logo

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto menggelar serap aspirasi warga Kelurahan Loa Ipuh. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara, Desman Minang Endianto, mengapresiasi semangat Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kader Posyandu di Jalan Penjaitan, Gang Beringin 4, RT 03, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.

Di tengah berbagai keterbatasan, mereka dinilai tetap aktif membangun lingkungan meskipun kondisi di lapangan tidak mencerminkan minimnya perhatian pemerintah daerah.

Desman menyoroti persoalan utama pada sektor pertanian. Lahan yang dikelola KWT secara swadaya hingga kini belum didukung sistem irigasi memadai. Ia menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan program ketahanan pangan yang tengah digencarkan pemerintah.

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera hadir memberikan solusi nyata berupa penyediaan sarana pendukung pertanian agar hasil kerja keras masyarakat dapat lebih maksimal,” kata Desman, Jumat (7/8/2026).

Ia memastikan aspirasi tersebut akan dikawal dan disampaikan langsung kepada pemangku kebijakan.

Selain itu, persoalan serius juga dihadapi kader Posyandu. Berdasarkan laporan di lapangan, insentif dan biaya operasional mereka belum direalisasikan selama sekitar enam bulan. 

Penundaan ini dinilai mencederai komitmen pemerintah, terutama dalam mendukung program prioritas nasional seperti percepatan penanganan stunting.

Saat ini, insentif kader tercatat sebesar Rp250.000 per bulan dengan tambahan operasional Rp850.000. Nominal tersebut dinilai tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab yang diemban.

Desman pun mendesak organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera mencairkan hak kader sebelum tunggakan memasuki bulan ketujuh.

“Pemerintah jangan abaikan ini, mereka bekerja keras di lapangan harus mendapatkan perhatian yang sesuai dengan kerjanya,” tegasnya.

Selain kedisiplinan dalam pencairan anggaran, politisi dari Partai PKB ini berharap pemerintah melakukan evaluasi total terhadap nilai insentif tersebut. Ia mendorong adanya peningkatan nominal insentif sebagai bentuk penghargaan yang layak atas dedikasi para kader Posyandu di seluruh wilayah Kukar.

Editor: Erwin

Apresiasi KWT dan Kader Posyandu Loa Ipuh, Desman Minang Desak Insentif Segera Dicairkan

Jumat, 07/08/2026

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto menggelar serap aspirasi warga Kelurahan Loa Ipuh. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait