Senin, 03/08/2026
Senin, 03/08/2026
Para talent generasi muda berbakat dari Orkes Tingkilan Tepian Mahakam. (Foto: mgrm.dok)
Senin, 03/08/2026

Para talent generasi muda berbakat dari Orkes Tingkilan Tepian Mahakam. (Foto: mgrm.dok)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Komitmen melestarikan seni budaya daerah terus ditunjukkan Orkes Tingkilan Tepian Mahakam. Grup musik tradisional asal Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ini aktif melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengenalkan musik Tingkilan hingga ke panggung internasional.
Didirikan pada 2023 oleh seniman Tenggarong Muhammad Irwansyah, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam mencintai sekaligus melestarikan musik tradisional khas Kutai. Anggotanya berasal dari kalangan pelajar SD, SMP, hingga SMA di Kota Tenggarong.
Sejak berdiri, orkes tersebut telah mengikuti berbagai kegiatan seni dan budaya, mulai dari tingkat kabupaten, Provinsi Kalimantan Timur, hingga berhasil mengikuti seleksi ajang Etnik Got Talent Go International yang diselenggarakan oleh Arnanatha Management bersama Inter
Model Management Artis Jakarta di Plaza Balikpapan 1 Juli 2026 lalu. Bagi Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar mengejar prestasi. Lebih dari itu, mereka membawa misi memperkenalkan seni budaya Kutai Kartanegara melalui musik Tingkilan yang memiliki ciri khas dan nilai budaya yang kuat.
“Melalui ajang ini kami ingin mengenalkan bahwa Kutai Kartanegara memiliki musik tradisional Tingkilan yang patut dikenal masyarakat Indonesia bahkan dunia. Ini merupakan bagian dari upaya pelestarian kebudayaan Indonesia agar terus hidup dan berkembang di tingkat internasional,” ujar Pembina Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, Muhammad Irwansyah, kepada korankaltim.com, Senin (3/8/2026).
Perjalanan pembinaan para pelajar tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memberikan motivasi dan semangat agar para peserta didik mampu meraih prestasi sekaligus menjadi duta budaya daerah.
Dukungan tersebut datang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara.
Selain pemerintah daerah, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam juga mendapat dukungan dari PT Mahakam Gerbang Raja Migas, Rita Widyasari, serta H Muhammad Taufik.
Irwansyah berharap perhatian terhadap pelestarian musik Tingkilan terus ditingkatkan, baik oleh pemerintah daerah maupun perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara. Menurutnya, seni budaya merupakan aset daerah yang harus diwariskan kepada generasi muda, khususnya Generasi Z di lingkungan sekolah.
“Harapan kami, pelestarian Tingkilan tidak hanya dilakukan oleh Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, tetapi juga berkembang di sekolah-sekolah sehingga semakin banyak anak muda yang mencintai budaya asli Kutai. Prestasi di bidang kebudayaan juga menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan Kutai Kartanegara kepada masyarakat Indonesia,” katanya.
Para pelajar binaannya diharapkan dapat melangkah ke Jakarta untuk mengikuti tahapan lanjutan ajang internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkenalkan budaya Kutai Kartanegara di tingkat yang lebih luas sekaligus membuktikan bahwa musik tradisional mampu bersaing di panggung dunia.
“Melalui semangat para pelajar dan dukungan berbagai pihak, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam optimistis musik Tingkilan akan terus lestari serta menjadi identitas budaya Kutai Kartanegara yang dikenal hingga mancanegara,” tutup Irwansyah. (*)
Editor: Aspian Nur
Senin, 03/08/2026
Para talent generasi muda berbakat dari Orkes Tingkilan Tepian Mahakam. (Foto: mgrm.dok)
TERPOPULER