Selasa, 21/07/2026
Selasa, 21/07/2026
Warga Tenggarong ramai cari sumber api ternyata hoaks, video lama. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Selasa, 21/07/2026

Warga Tenggarong ramai cari sumber api ternyata hoaks, video lama. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Mulai Selasa (21/7/2026) hari ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Damkar Matan Kukar) resmi memperketat sistem validasi di lapangan.
Langkah tegas ini diambil setelah konsentrasi petugas sempat terpecah oleh sebaran isu kebakaran palsu yang beredar di tengah masyarakat.
Laporan bohong tersebut memanfaatkan rekaman video lama yang disebarkan kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab yang membuat fokus personel yang sedang bersiaga menjadi terganggu.
Kepala Disdamkar Matan Kukar Fida Hurasani mengungkapkan, beberapa anggotanya sempat terkecoh oleh informasi yang awalnya dianggap valid (A1) di Kelurahan Mangkurawang.
Isu hoaks tersebut berhembus tepat saat petugas sedang berjuang memadamkan kebakaran riil yang terjadi di Jalan Belida. Beruntung, langkah antisipasi cepat segera dilakukan sehingga kepanikan massal armada dapat diredam.
Untuk menghemat energi petugas dan menghindari kerugian operasional akibat berita bohong, Damkar kini menerapkan sistem verifikasi berlapis sebelum menerjunkan armada besar.
"Kami kirim personel bermotor langsung diterjunkan menyisir lokasi itu untuk memastikan kebenaran info kebakaran. Mobil tangki pemadam juga kami tahan hingga ada laporan riil dari lapangan," tegas Fida.
Kebijakan menahan armada besar ini sangat efektif untuk meminimalisir risiko tabrakan atau senggolan antarmobil relawan yang kerap terburu-buru menuju lokasi.
Selain mengantisipasi gangguan hoaks dari luar, internal Damkar Kukar juga langsung menggelar evaluasi besar-besaran terkait pola pergerakan pasukan.
Evaluasi ini dipicu oleh adanya miskomunikasi jumlah unit armada yang bergerak saat instruksi awal diberikan.
Kini, seluruh pergerakan unit wajib mengacu pada instruksi tunggal dari Incident Commander.
Pihak Damkar juga menata ulang kapasitas dan kekuatan di setiap peleton agar tidak terjadi ketimpangan saat bertugas. Seluruh unit cadangan di Mako baru akan digeser total ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) jika status kebakaran sudah dinyatakan darurat atau berlabel merah.
Masyarakat serta seluruh relawan diminta untuk lebih bijak dalam menyaring pesan video di grup-grup obrolan.
"Kami berkomitmen untuk terus berbenah secara internal demi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama yang bersumber dari korsleting listrik dan kompor," sebut Fida.
Sementara terkait kasus video hoaks kebakaran di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Fida memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 21/07/2026
Warga Tenggarong ramai cari sumber api ternyata hoaks, video lama. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
TERPOPULER