Rabu, 15/07/2026

eMKA Hospital Diminta Hadirkan Layanan Spesialis agar Masyarakat Kukar Tak Berobat ke Luar Daerah

Rabu, 15/07/2026

Rumah Sakit Swasta eMKA Hospital (Foto: Heri/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

eMKA Hospital Diminta Hadirkan Layanan Spesialis agar Masyarakat Kukar Tak Berobat ke Luar Daerah

Rabu, 15/07/2026

logo

Rumah Sakit Swasta eMKA Hospital (Foto: Heri/korankaltim.com)

Penulis : Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG  – eMKA Hospital, rumah sakit swasta pertama sudah hadir di Kutai Kartanegara (Kukar) dan diharapkan mampu melengkapi layanan kesehatan yang telah tersedia di rumah sakit milik pemerintah, khususnya dengan layanan dokter dan penanganan penyakit spesialis yang belum dimiliki rumah sakit yang sudah ada saat ini.

Terkait hal itu Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyatakan, yang paling utama dalam pembangunan sektor kesehatan adalah memastikan seluruh masyarakat Kukar memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal dan mudah diakses tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Sebenarnya yang dibutuhkan adalah bagaimana masyarakat Kutai Kartanegara terlayani dengan baik dalam bidang kesehatan. Itu yang paling penting,” kata Yani kepada Korankaltim.com, Rabu (15/7/2026).

Empat rumah sakit milik pemerintah daerah yakni RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, RSUD Dayaku Raja Kota Bangun, RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja dan RSUD Aji Muhammad Idris Muara Badak saat ini telah memiliki peran yang cukup lengkap dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Karena itu rumah sakit swasta seharusnya tidak sekadar menghadirkan layanan yang sama, melainkan mengembangkan layanan kesehatan yang lebih spesifik sehingga mampu menjadi pelengkap sistem pelayanan kesehatan di Kukar.
“Kalau hanya fungsinya sama dengan rumah sakit pemerintah, tentu perlu dipertanyakan. Tetapi ketika rumah sakit swasta mampu memberikan pelayanan spesialis yang belum tersedia, itu yang justru sangat kita butuhkan,” papar Yani.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mendorong eMKA Hospital menjalin kerja sama dengan rumah sakit swasta bertaraf internasional agar mampu menghadirkan pelayanan medis yang lebih maju, termasuk penanganan penyakit-penyakit tertentu yang selama ini mengharuskan pasien berobat ke luar daerah.

Kedepan diharapkan masyarakat Kukar tidak lagi bergantung pada rumah sakit di daerah lain karena layanan spesialis telah tersedia di daerah sendiri. “Kami berharap masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tertentu. Bahkan kalau ada layanan spesialis yang hanya tersedia di Kutai Kartanegara, tentu itu menjadi nilai tambah yang sangat baik,” ucap Yani.

Selain pengembangan layanan, profesionalisme tenaga kesehatan juga jadi sorotan dan Yani mengingatkan agar keberadaan rumah sakit swasta tidak mengganggu pelayanan di rumah sakit pemerintah akibat tenaga medis yang merangkap praktik.

Tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit daerah harus tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan tidak menjadikan rumah sakit swasta sebagai prioritas utama. “Jangan sampai tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit daerah juga bekerja di rumah sakit swasta sehingga pelayanan di rumah sakit pemerintah menjadi tidak maksimal. Yang kita inginkan adalah pelayanan yang profesional,” tegasnya.

Rumah sakit swasta idealnya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi kondisi over kapasitas pasien maupun menangani kasus-kasus penyakit yang membutuhkan layanan khusus yang belum dapat ditangani rumah sakit daerah.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kukar meresmikan operasional eMKA Hospital di Jalan Aji Masnandai, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Minggu (12/7/2026) lalu. 

Rumah sakit swasta pertama di Kukar tersebut memiliki kapasitas 128 tempat tidur dan diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan berkualitas sekaligus mengurangi rujukan pasien ke luar daerah.

Pemerintah Kabupaten Kukar menilai kehadiran eMKA Hospital menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kukar.

Editor: Aspian Nur

eMKA Hospital Diminta Hadirkan Layanan Spesialis agar Masyarakat Kukar Tak Berobat ke Luar Daerah

Rabu, 15/07/2026

Rumah Sakit Swasta eMKA Hospital (Foto: Heri/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait