Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Maluhu, Jalan Bontang, ini dihadiri ratusan warga dan tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan beragam penampilan seni dan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi sekaligus semangat persatuan masyarakat Maluhu.
Hadir langsung Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso, Lurah Maluhu Haerul Bachri, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Forum RT, tokoh adat, tokoh agama, Karang Taruna, Gapoktan, hingga perwakilan organisasi masyarakat di Kelurahan Maluhu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta penampilan tari dari warga RT 01 Maluhu dan anak-anak Kelompok Bermain (KB) Indah yang sukses menghibur masyarakat.
Dalam sambutannya, Lurah Maluhu Haerul Bachri menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Kelurahan Maluhu yang kini telah memasuki usia ke-56 tahun.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan bersama-sama membangun daerah agar semakin maju dan sejahtera.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-56 untuk Kelurahan Maluhu. Semoga Maluhu semakin maju dan sejahtera. Semua ini merupakan hasil perjuangan dan jerih payah para pendahulu kita,” kata Haerul.
Haerul menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar hiburan semata, melainkan menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan masyarakat Maluhu. Karena pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, stakeholder, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso memberikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan HUT Maluhu yang dinilai berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tenggarong, kami mengapresiasi setinggi-tingginya pelaksanaan HUT Maluhu ke-56 yang berjalan dengan baik,” ucapnya.
Menurutnya, suasana aman dan tenteram yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan amanah dari para pendahulu yang harus terus dijaga dan dipelihara bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Tenggarong juga menyampaikan sejumlah informasi terkait honor RT dan kader Posyandu yang saat ini masih dalam proses administrasi pemerintah daerah.
Ia memastikan honor RT akan segera dicairkan setelah Peraturan Bupati terbaru diterbitkan. Sementara untuk kader Posyandu, operasional dua bulan disebut telah ditandatangani dan dijadwalkan cair pada pekan depan.
“Kami berharap kader Posyandu terus aktif membantu masyarakat dan mendorong pelayanan kesehatan warga,” harapnya.
Di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini, Eko juga mengajak masyarakat tetap bersyukur karena peringatan HUT Maluhu masih dapat terlaksana dengan baik sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT.
Usai sambutan, Camat Tenggarong secara resmi membuka rangkaian peringatan HUT ke-56 Kelurahan Maluhu yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Malam pembukaan semakin semarak dengan berbagai penampilan seni budaya, di antaranya tari adat Dayak oleh siswa SDN 002 Tenggarong, seni mendongeng dari SMP 8 Tenggarong, Tari Gemilang Nusantara, hingga tari jaranan yang dibawakan siswa SDN 014 Tenggarong.
Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi acara hingga akhir kegiatan.
“Perayaan HUT ke-56 Kelurahan Maluhu tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga simbol kuatnya persatuan, pelestarian budaya, dan semangat gotong royong masyarakat dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju dan harmonis,” tukas Eko.