Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto menjelaskan, mereka sedang mengusulkan penambahan kuota sekaligus jalur distribusi BBM bersubsidi ke tiga wilayah, yaitu Kelurahan Jenebora, Pantai Lango dan Gersik. "Kami sudah melakukan verifikasi dan pengecekan administrasi untuk berkoordinasi dengan pihak koperasi sebagai penyalur serta pihak Pertamina. Ini lagi diurus, mohon bersabar," kata Andi, Jumat (2/10/20266.
Proses tersebut diharapkan segera terealisasi sehingga nelayan di tiga wilayah tersebut dapat lebih mudah mendapatkan BBM untuk kebutuhan melaut. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terealisasi untuk nelayan yang ada di Pantai Lango, Jenebora dan Gersik," harapnya.
Selain memperluas akses BBM, Dinas Perikanan PPU juga bersiap memulai pembangunan fisik program Kampung Nelayan Merah Putih di dua wilayah yakni Kelurahan Tanjung Tengah dan Kelurahan Nenang Kecamatan Penajam karena program tersebut saat ini memasuki tahap persiapan pembangunan fisik sekaligus penguatan kelembagaan.
Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar nelayan, terutama ketersediaan es balok dan pasokan BBM. Fasilitas pendukung lainnya juga akan dibangun, seperti dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI), jalan lingkungan, penerangan, sarana air bersih, hingga kawasan wisata kuliner perikanan. Pembangunan kawasan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
"Konsep Kampung Nelayan ini bukan sekadar membuka ruang bagi nelayan saja, tetapi memberikan efek positif kepada masyarakat sekitar untuk bisa membuka usaha kuliner perikanan," jelas Andi.
Dengan pembangunan fasilitas kawasan dan rencana perluasan distribusi BBM bersubsidi, Dinas Perikanan PPU berupaya memperkuat kebutuhan dasar nelayan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.
Editor : Aspian Nur