Jumat, 03/04/2026

Distanak Kukar Migrasi Data Pertanian Berbasis Peta Digital

Jumat, 03/04/2026

Ilustrasi. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Distanak Kukar Migrasi Data Pertanian Berbasis Peta Digital

Jumat, 03/04/2026

logo

Ilustrasi. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar kini melakukan modernisasi dengan mengalihkan data pertanian menjadi sistem berbasis digital.

Plt Kepala Distanak Kukar, Moh Rifani menjelaskan, langkah ini diambil untuk memastikan perencanaan pembangunan di lapangan jauh lebih akurat. Melalui titik koordinat yang presisi, potensi maupun kendala di lahan pertanian dapat dipetakan secara detail.

“Selama ini kita hanya melihat angka. Nanti, semua akan terlihat di peta. Jadi, bukan Cuma tahu luasnya saja, tapi tahu di mana lokasinya secara pasti agar lebih mudah digunakan sebagai acuan kebijakan,” jelas Rifani, Jumat (3/4/2026).

Ia menyebut, para penyuluh pertanian di seluruh kecamatan di Kukar akan dibekali kemampuan teknis. Mereka nantinya akan dilatih menggunakan aplikasi pemetaan sederhana, seperti Google Earth, tujuannya adalah untuk mendata luas lahan, posisi persawahan dan lainnya.

Rifani menjelaskan, proses pelatihan ini dilakukan secara swadaya tanpa menggunakan anggaran khusus. Dirinya juga akan menjadi pemateri dalam program pelatihan ini.

“Program ini kami jalankan mandiri. Meskipun tanpa biaya khusus, manfaatnya sangat besar. Penyuluh merespons positif karena alat yang digunakan sangat praktis untuk diterapkan di wilayah kerja mereka,” ucapnya.

Digitalisasi ini juga akan mengubah pola pengajuan bantuan dari kelompok tani. Nantinya, setiap usulan perbaikan atau bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) wajib menyertakan titik koordinat yang jelas. 

Hal ini memungkinkan pemerintah memberikan respons cepat karena kondisi lapangan dapat divalidasi langsung melalui sistem.

Distanak menargetkan seluruh penyuluh sudah mahir mengoperasikan sistem ini pada April 2026 mendatang. 

“Nanti, seluruh sebaran data pertanian hingga alsintan akan terlihat. Ini kunci pengambilan keputusan yang tepat sasaran,” tutupnya.


Editor: Erwin

Distanak Kukar Migrasi Data Pertanian Berbasis Peta Digital

Jumat, 03/04/2026

Ilustrasi. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim)

Share

Berita Terkait