Pembahasan persiapan tersebut berlangsung dalam rapat yang digelar Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kubar di Ruang Rapat Koordinasi Sekretariat Daerah, Jumat (16/10/2026).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kubar Yustinus Giri selaku Ketua Panitia HUT ke-27 Kubar mengatakan perangkat daerah, instansi, dan lembaga terkait perlu menyelaraskan program masing-masing agar tidak berbenturan dengan agenda peringatan HUT.
Sejumlah kegiatan di bidang pariwisata, olahraga, seni, dan budaya yang telah direncanakan serta memiliki alokasi anggaran juga akan disinkronkan dengan jadwal panitia.
“Melalui koordinasi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah serta lembaga terkait, kita berharap rangkaian peringatan HUT Kabupaten Kutai Barat ke-27 dapat tersusun dengan baik, tidak tumpang tindih, dan tetap menyemarakkan hari jadi Kabupaten Kutai Barat,” ujar Giri.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kubar sekaligus Sekretaris Panitia HUT ke-27 Kubar Franky Yonatan menambahkan, peringatan tahun ini mengedepankan konsep yang sederhana dan efisien. Skala kegiatannya lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang diisi perayaan melalui Festival Dahau.
“Pelaksanaan kegiatan HUT Kutai Barat tahun 2026 ini adalah peringatan, saya tekankan lagi bersifat peringatan, bukan bersifat perayaan. Kalau perayaan sudah tahun lalu karena ada Festival Dahau. Tahun ini bersifat peringatan, jadi peringatan tetap dilaksanakan memperingati HUT Kubar, tetapi dalam skala lingkup yang lebih kecil,” jelasnya.
Sejumlah kegiatan telah terakomodasi dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing OPD teknis. Karena itu, kolaborasi diperlukan agar kegiatan yang telah direncanakan dapat diselaraskan dengan konsep pelaksanaan tahun ini.
Editor: Aspian Nur
Pembahasan persiapan tersebut berlangsung dalam rapat yang digelar Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kubar di Ruang Rapat Koordinasi Sekretariat Daerah, Jumat (16/10/2026).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kubar Yustinus Giri selaku Ketua Panitia HUT ke-27 Kubar mengatakan perangkat daerah, instansi, dan lembaga terkait perlu menyelaraskan program masing-masing agar tidak berbenturan dengan agenda peringatan HUT.
Sejumlah kegiatan di bidang pariwisata, olahraga, seni, dan budaya yang telah direncanakan serta memiliki alokasi anggaran juga akan disinkronkan dengan jadwal panitia.
“Melalui koordinasi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah serta lembaga terkait, kita berharap rangkaian peringatan HUT Kabupaten Kutai Barat ke-27 dapat tersusun dengan baik, tidak tumpang tindih, dan tetap menyemarakkan hari jadi Kabupaten Kutai Barat,” ujar Giri.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kubar sekaligus Sekretaris Panitia HUT ke-27 Kubar Franky Yonatan menambahkan, peringatan tahun ini mengedepankan konsep yang sederhana dan efisien. Skala kegiatannya lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang diisi perayaan melalui Festival Dahau.
“Pelaksanaan kegiatan HUT Kutai Barat tahun 2026 ini adalah peringatan, saya tekankan lagi bersifat peringatan, bukan bersifat perayaan. Kalau perayaan sudah tahun lalu karena ada Festival Dahau. Tahun ini bersifat peringatan, jadi peringatan tetap dilaksanakan memperingati HUT Kubar, tetapi dalam skala lingkup yang lebih kecil,” jelasnya.
Sejumlah kegiatan telah terakomodasi dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing OPD teknis. Karena itu, kolaborasi diperlukan agar kegiatan yang telah direncanakan dapat diselaraskan dengan konsep pelaksanaan tahun ini.
Editor: Aspian Nur