Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Pelaksanaan Hudoq Pekayang di Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tahun ini menargetkan sekitar 3.000 orang berkumpul di lokasi utama pelaksanaan.
1 menit baca2 kali dibaca

Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Pelaksanaan Hudoq Pekayang di Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tahun ini menargetkan sekitar 3.000 orang berkumpul di lokasi utama pelaksanaan.
Camat Long Pahangai Thomas Ding mengatakan, target tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan jumlah kunjungan ke wilayah Long Pahangai melalui pelaksanaan Hudoq Pekayang yang dipusatkan di Lempang Edoa tahun ini.
Promosi kegiatan tidak hanya dilakukan di tingkat lokal. Informasi mengenai Hudoq Pekayang telah dikenal cukup luas di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, bahkan mulai menjangkau masyarakat di luar negeri.
“Kalau dalam di Indonesia sendiri sudah banyak yang tahu, terutama di Kalimantan Timur sendiri sudah lumayan banyak yang tahu untuk Hudoq Pekayang. Promosi kita sudah sampai hampir luar negeri juga,” kata Thomas.
Peningkatan jumlah kunjungan menjadi salah satu target utama pelaksanaan Hudoq Pekayang tahun ini. Selain peserta yang telah terlibat dalam rangkaian kegiatan, pemerintah kecamatan menargetkan ribuan masyarakat dan pengunjung hadir di pusat pelaksanaan.
“Target kami memang untuk tahun ini peningkatan jumlah kunjungan ke Kecamatan Long Pahangai. Terutama kebetulan tahun ini memang pusat pelaksananya di Lempang Edoa. Kita coba menargetkan sekitar 3.000 orang yang akan berkumpul disana,” sebut Tomas.
Target tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan Hudoq Pekayang sekaligus menarik lebih banyak kunjungan ke Long Pahangai.
Semakin luasnya promosi menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan tradisi dan kebudayaan masyarakat Long Pahangai kepada masyarakat dari luar Mahulu maupun luar daerah.
Editor: Aspian Nur
Camat Long Pahangai Thomas Ding mengatakan, target tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan jumlah kunjungan ke wilayah Long Pahangai melalui pelaksanaan Hudoq Pekayang yang dipusatkan di Lempang Edoa tahun ini.
Promosi kegiatan tidak hanya dilakukan di tingkat lokal. Informasi mengenai Hudoq Pekayang telah dikenal cukup luas di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, bahkan mulai menjangkau masyarakat di luar negeri.
“Kalau dalam di Indonesia sendiri sudah banyak yang tahu, terutama di Kalimantan Timur sendiri sudah lumayan banyak yang tahu untuk Hudoq Pekayang. Promosi kita sudah sampai hampir luar negeri juga,” kata Thomas.
Peningkatan jumlah kunjungan menjadi salah satu target utama pelaksanaan Hudoq Pekayang tahun ini. Selain peserta yang telah terlibat dalam rangkaian kegiatan, pemerintah kecamatan menargetkan ribuan masyarakat dan pengunjung hadir di pusat pelaksanaan.
“Target kami memang untuk tahun ini peningkatan jumlah kunjungan ke Kecamatan Long Pahangai. Terutama kebetulan tahun ini memang pusat pelaksananya di Lempang Edoa. Kita coba menargetkan sekitar 3.000 orang yang akan berkumpul disana,” sebut Tomas.
Target tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan Hudoq Pekayang sekaligus menarik lebih banyak kunjungan ke Long Pahangai.
Semakin luasnya promosi menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan tradisi dan kebudayaan masyarakat Long Pahangai kepada masyarakat dari luar Mahulu maupun luar daerah.
Editor: Aspian Nur






167 kali dibaca

Pusat gempa berada di laut 15 km selatan Kodi-Sumba Barat Daya
13 Okt 2026, 13:42:28 WIB • Kedalaman 16 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG