Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi satu dari beberapa upaya Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dalam menyiapkan sumber daya manusia sejak dini.
1 menit baca3 kali dibaca

Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi satu dari beberapa upaya Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dalam menyiapkan sumber daya manusia sejak dini.
Penguatan tersebut dilakukan melalui pelatihan pembelajaran mendalam dan pembelajaran koding bagi pendidik PAUD se-Kabupaten Mahulu di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Ujoh Bilang Selasa (13/10/2026).
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mengatakan, peningkatan mutu pendidikan anak usia dini harus berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi guru dan kepala satuan pendidikan karena pendidik memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan dasar anak untuk belajar dan berinteraksi dengan lingkungan.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia di Mahakam Ulu perlu kita mulai sejak usia dini. Pada masa inilah anak membangun kemampuan dasar untuk belajar dan berinteraksi dengan lingkungannya,” kata Angela.
Pembelajaran mendalam pada jenjang PAUD perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Pendekatan tersebut dapat diterapkan melalui kegiatan bermain dan pengalaman langsung yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui metode itu anak diberi ruang untuk bertanya, mencoba serta menyampaikan gagasan. Dengan pendampingan yang tepat, anak diharapkan mampu memahami materi melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar.
Pengenalan pembelajaran koding tidak harus bergantung pada perangkat digital. Ditingkat PAUD, konsep tersebut dapat diperkenalkan melalui permainan pola, kegiatan mengurutkan, maupun mengikuti instruksi sederhana.
Aktivitas tersebut dapat membantu melatih kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah sejak dini, tanpa mengesampingkan kebutuhan anak untuk bermain dan berinteraksi.
“Prinsip kesesuaian dengan perkembangan anak juga perlu menjadi dasar dalam pengenalan pembelajaran koding,” papar Angela
Selain metode pembelajaran, Angela meminta para pendidik memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.
Alam, permainan tradisional, dan kehidupan masyarakat Mahulu dinilai dapat menjadi sarana untuk mendekatkan pengalaman belajar anak dengan kondisi daerah sekaligus mengenalkan budaya lokal sejak dini.
Editor: Aspian Nur
Penguatan tersebut dilakukan melalui pelatihan pembelajaran mendalam dan pembelajaran koding bagi pendidik PAUD se-Kabupaten Mahulu di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Ujoh Bilang Selasa (13/10/2026).
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mengatakan, peningkatan mutu pendidikan anak usia dini harus berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi guru dan kepala satuan pendidikan karena pendidik memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan dasar anak untuk belajar dan berinteraksi dengan lingkungan.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia di Mahakam Ulu perlu kita mulai sejak usia dini. Pada masa inilah anak membangun kemampuan dasar untuk belajar dan berinteraksi dengan lingkungannya,” kata Angela.
Pembelajaran mendalam pada jenjang PAUD perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Pendekatan tersebut dapat diterapkan melalui kegiatan bermain dan pengalaman langsung yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui metode itu anak diberi ruang untuk bertanya, mencoba serta menyampaikan gagasan. Dengan pendampingan yang tepat, anak diharapkan mampu memahami materi melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar.
Pengenalan pembelajaran koding tidak harus bergantung pada perangkat digital. Ditingkat PAUD, konsep tersebut dapat diperkenalkan melalui permainan pola, kegiatan mengurutkan, maupun mengikuti instruksi sederhana.
Aktivitas tersebut dapat membantu melatih kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah sejak dini, tanpa mengesampingkan kebutuhan anak untuk bermain dan berinteraksi.
“Prinsip kesesuaian dengan perkembangan anak juga perlu menjadi dasar dalam pengenalan pembelajaran koding,” papar Angela
Selain metode pembelajaran, Angela meminta para pendidik memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.
Alam, permainan tradisional, dan kehidupan masyarakat Mahulu dinilai dapat menjadi sarana untuk mendekatkan pengalaman belajar anak dengan kondisi daerah sekaligus mengenalkan budaya lokal sejak dini.
Editor: Aspian Nur






166 kali dibaca

Pusat gempa berada di laut 15 km selatan Kodi-Sumba Barat Daya
13 Okt 2026, 13:42:29 WIB • Kedalaman 16 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG