Senin, 17/08/2026
Senin, 17/08/2026
Akses jalan di Kutai Barat yang masih jadi masalah bagi daerah setempat. (dokpemkabkubar)
Senin, 17/08/2026

Akses jalan di Kutai Barat yang masih jadi masalah bagi daerah setempat. (dokpemkabkubar)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Persoalan kondisi jalan nasional masih menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Ketua DPRD Kubar Ridwai berharap perbaikan infrastruktur tersebut mendapat perhatian lebih sehingga kondisi jalan dapat semakin baik dan nyaman digunakan.
Hal itu disampaikan Ridwai usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Itho Sendawar, Senin (17/8/2026) pagi tadi.
Sampai saat ini pembangunan maupun peningkatan kondisi jalan nasional yang berada di wilayah Kubar masih menjadi harapan masyarakat. Pemerintah pusat diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan nasional di daerah tersebut.
“Paling tidak tahun depan kondisi jalan Kutai Barat, khususnya jalan nasional ini bisa menjadi jalan yang terbaik, mampu digunakan oleh masyarakat kita dengan nyaman. Itu yang menjadi harapan,” kata Ridwai kepada Korankaltim.com.
Kondisi infrastruktur jalan memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang baik dibutuhkan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih nyaman dan mendukung aktivitas di daerah.
Momentum HUT Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat pembangunan harus terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia berharap persoalan infrastruktur, khususnya jalan nasional di Kubar, dapat menjadi perhatian ke depan.
Pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat.
Ridwai berharap ke depan kondisi jalan nasional di Kubar dapat mengalami peningkatan sehingga masyarakat tidak hanya dapat melintas dengan lebih nyaman, tetapi juga merasakan manfaat pembangunan infrastruktur secara langsung.
Editor: Aspian Nur
Senin, 17/08/2026
Akses jalan di Kutai Barat yang masih jadi masalah bagi daerah setempat. (dokpemkabkubar)
TERPOPULER