Jumat, 14/08/2026

Kualitas Pendampingan Keluarga Terus Diperkuat, Angka Stunting di Mahulu Turun

Jumat, 14/08/2026

Sejumlah kader Pendamping Keluarga mengikuti kegiatan Revitalisasi KPK Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka, Tanah Mekam Jaya, Kampung Long Melaham, Long Bagun.  (Foto: Julika/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kualitas Pendampingan Keluarga Terus Diperkuat, Angka Stunting di Mahulu Turun

Jumat, 14/08/2026

logo

Sejumlah kader Pendamping Keluarga mengikuti kegiatan Revitalisasi KPK Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka, Tanah Mekam Jaya, Kampung Long Melaham, Long Bagun.  (Foto: Julika/Korankaltim.com)

Penulis: Julika Hengin

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat pendampingan keluarga sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting.

Penguatan tersebut dilakukan dengan meningkatkan kapasitas kader pendamping keluarga agar intervensi di tingkat keluarga dapat berjalan lebih optimal.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mahulu Petronela Tugan menjelaskan, berdasarkan data yang digunakan pemerintah daerah, prevalensi stunting Mahulu tercatat 23,2 persen pada 2024 berdasarkan SSGI. Sementara berdasarkan data SKI 2025, prevalensi tercatat 14,11 persen.

Perbedaan angka tersebut perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program. Perbedaan sumber dan metode pengukuran juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kualitas pendataan, pemantauan, pendampingan, serta intervensi di tingkat keluarga.

“Perbedaan sumber dan metode pengukuran tersebut perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program, sekaligus menjadi dasar untuk terus memperkuat kualitas pendataan, pemantauan, pendampingan, dan intervensi di tingkat keluarga,” kata Petronela Jumat (14/8/2026).

Penguatan pendampingan tersebut dilakukan melalui Revitalisasi Kader Pendamping Keluarga (KPK) Kabupaten Mahulu Tahun 2026 yang berlangsung 12–15 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka, Tanah Mekam Jaya, Kampung Long Melaham Kecamatan Long Bagun.

Kegiatan ini melibatkan 150 kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di 50 kampung. Setiap kampung memiliki tiga kader TPK yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pendampingan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Kader memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan kepada keluarga, terutama dalam memastikan kelompok sasaran mendapatkan edukasi dan pelayanan yang dibutuhkan. Karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat program penanganan stunting.

Revitalisasi tersebut diarahkan sebagai wadah pembelajaran, penguatan kapasitas, berbagi pengalaman dan praktik baik, membangun jejaring kerja, serta meningkatkan motivasi kader dalam menjalankan pendampingan keluarga.

Materi yang diberikan juga mencakup pendampingan keluarga pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan calon pengantin. Selain itu, kader diperkuat dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana serta upaya percepatan penurunan stunting.

Pemerintah daerah juga mendorong penguatan koordinasi antara kader, penyuluh keluarga berencana, Dinas Kesehatan, P2KB, serta pihak terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pendampingan keluarga berisiko stunting dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Revitalisasi Kader Pendamping Keluarga Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026 menjadi momentum penguatan kapasitas, energi, dan komitmen kader dalam mendukung Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mahakam Ulu,” kata Petronela.

Nantinya tindak lanjut kegiatan diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektor, penerapan hasil pembekalan dalam pendampingan keluarga, peningkatan pemantauan keluarga berisiko stunting, serta penguatan pencatatan, pelaporan dan evaluasi kader.

Pemerintah daerah juga mendorong kader mengembangkan inovasi pendampingan yang disesuaikan dengan kondisi wilayah Mahulu, sehingga pelayanan dan edukasi kepada keluarga dapat menjangkau sasaran secara lebih efektif.

Editor: Aspian Nur

Kualitas Pendampingan Keluarga Terus Diperkuat, Angka Stunting di Mahulu Turun

Jumat, 14/08/2026

Sejumlah kader Pendamping Keluarga mengikuti kegiatan Revitalisasi KPK Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka, Tanah Mekam Jaya, Kampung Long Melaham, Long Bagun.  (Foto: Julika/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait