Kamis, 30/07/2026

Pengadaan Lahan Sentra Pariwisata Batuq Tenebang Masuk Tahap Kedua

Kamis, 30/07/2026

Plt. Kadisparpora Mahulu, Irawan Sanjaya. (Julika/Korankaltim.com).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pengadaan Lahan Sentra Pariwisata Batuq Tenebang Masuk Tahap Kedua

Kamis, 30/07/2026

logo

Plt. Kadisparpora Mahulu, Irawan Sanjaya. (Julika/Korankaltim.com).

Penulis: Julika Hengin ‎ ‎

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melanjutkan proses pengadaan lahan untuk pengembangan Sentra Pariwisata Batuq Tenebang. ‎ ‎Setelah tahap pertama dimulai pada 2024, tahun ini pemerintah memasuki tahapan kedua sebagai bagian dari percepatan pembangunan kawasan wisata unggulan tersebut. ‎ ‎

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mahulu, Irawan Sanjaya, mengatakan Batuq Tenebang menjadi salah satu kawasan strategis yang dipersiapkan sebagai pusat layanan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ‎ ‎Menurutnya, pada tahap pertama pengadaan lahan yang dilaksanakan pada 2024, kawasan yang direncanakan memiliki luas sekitar 62 hektare. ‎ ‎

Dari luasan tersebut, sekitar 42 hektare telah masuk dalam proses pengadaan, sementara lahan yang telah memperoleh ganti rugi mencapai sekitar 39,2 hektare. ‎

 ‎”Tahun ini kami kembali melanjutkan proses pengadaan tanah tahap kedua. Saat ini masih dalam tahapan penyusunan dokumen dan prosesnya masih cukup panjang sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Irawan saat ditemui Kamis, (30/7/2029). ‎ ‎Ia menjelaskan, tahun 2026 pemerintah sedang memproses Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) seluas sekitar 13 hektare. Dokumen tersebut sebelumnya telah dipresentasikan di Samarinda dan mendapat pembahasan bersama berbagai pihak, termasuk perangkat daerah dan instansi terkait. ‎ ‎Setelah penyusunan DPPT selesai, proses akan dilanjutkan dengan sejumlah tahapan lain, mulai dari penilaian lahan (appraisal), penetapan lokasi, hingga pembentukan tim pelaksana pengadaan tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Seluruh tahapan dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. ‎ ‎Irawan berharap seluruh proses pengadaan lahan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan Sentra Pariwisata Batuq Tenebang dapat segera direalisasikan. ‎ ‎

Kawasan tersebut diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mahakam Ulu.

Editor: Erwin ‎

Pengadaan Lahan Sentra Pariwisata Batuq Tenebang Masuk Tahap Kedua

Kamis, 30/07/2026

Plt. Kadisparpora Mahulu, Irawan Sanjaya. (Julika/Korankaltim.com).

Share

Berita Terkait