Senin, 20/07/2026
Senin, 20/07/2026
Proses evakuasi korban setelah ditemukan oleh tim pencarian. (Dok.BPBD Kubar)
Senin, 20/07/2026

Proses evakuasi korban setelah ditemukan oleh tim pencarian. (Dok.BPBD Kubar)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Pencarian terhadap Muhammad Rizki (29), warga Kampung Sukomulyo, Kecamatan Long Iram, Kubar, yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Mahakam akhirnya membuahkan hasil.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kubar Suwalas Daya Guna mengatakan, korban berhasil ditemukan tim pencarian sekitar pukul 13.54 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Setelah ditemukan, jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa menuju posko pencarian untuk penanganan lebih lanjut dan dibawa ke Puskesmas Long Iram.
“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Long Iram untuk tindak lanjut,” kata Suwalas kepada Korankaltim.com.
Sebelumnya, Muhammad Rizki dilaporkan hilang terseret arus saat berusaha menolong rekannya yang mengalami kesulitan di Sungai Mahakam, kawasan perbatasan Kampung Sukomulyo dan Kampung Long Daliq, Minggu (19/7/2026).
Saat itu, Rizki bersama dua rekannya, Dimas dan Burhan, tengah mencari ikan di tepi sungai. Rizki dan Dimas menjala ikan, sementara Burhan memancing tidak jauh dari keduanya.
pukul 12.00 WITA, sebuah speedboat melintas dan menimbulkan gelombang cukup besar hingga menyebabkan Dimas terseret arus. Melihat rekannya dalam kesulitan, Rizki bersama Burhan berusaha memberikan pertolongan.
Namun dalam upaya tersebut, Rizki justru terseret arus dan hilang. Sementara dua orang yang bersamanya berhasil menyelamatkan diri.
Sejak kejadian itu, pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Kubar, Polsek Long Iram, Pemerintah Kampung Sukomulyo serta masyarakat setempat.
Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Editor: Erwin
Senin, 20/07/2026
Proses evakuasi korban setelah ditemukan oleh tim pencarian. (Dok.BPBD Kubar)
TERPOPULER