Sebanyak 5.900 bibit pohon itu terdiri dari tanaman keras seperti ulin, mahoni, gaharu, meranti, dan kapur, serta tanaman produktif atau pohon buah seperti rambai, jambu air, mata kucing, rambutan, sawo, sirsak, cempedak, petai hingga matoa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan wilayah Korem 091/Aji Surya Natakesuma Tahun Anggaran 2026 sekaligus mendukung gerakan penanaman pohon serentak jajaran Kodam VI/Mulawarman.
Komandan Kodim 0912/KBR Letkol Inf Doni Fransisco menyebut kegiatan penghijauan tersebut bukan sekadar agenda seremonial melainkan bentuk komitmen bersama dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Menanam pohon berarti kita sedang menitipkan kehidupan bagi generasi masa depan. Ini bentuk komitmen kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menciptakan ruang terbuka hijau serta menjaga kelestarian lingkungan di Kubar,” kata Doni kepada Korankaltim.com disela kegiatan penanaman.
Program penghijauan telah lebih dulu dilakukan di sejumlah titik. Sebanyak 5.100 bibit telah ditanam di kawasan Rapak Oros Kampung Linggang Amer dan sejumlah wilayah Koramil jajaran Kodim 0912/KBR. Selanjutnya, penanaman akan kembali dilakukan dibeberapa lokasi lain, termasuk lahan Polres Kubar, kampus Politeknik Sendawar dan fasilitas umum lainnya.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga dirangkai dengan pelepasan 100 ekor burung conin atau kolibri ninja sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian fauna dan keseimbangan ekosistem.
Bupati Kubar Frederick Edwin dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI AD, khususnya Kodim 0912/KBR atas inisiatif penghijauan yang dinilai memberi manfaat jangka panjang bagi daerah.
“Penanaman ini menjadi langkah penting menjaga keseimbangan alam, mengurangi risiko banjir dan longsor, serta meningkatkan kualitas udara. Pemerintah daerah mendukung penuh gerakan penghijauan seperti ini,” kata Edwin.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen yang hadir diajak untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat bibit yang telah ditanam agar tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.
Editor: Aspian Nur