Seleksi resmi dibuka di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Senin (27/4/2026) pagi tadi dan akan berlangsung hingga 30 April hari Kamis dengan sejumlah tahapan penilaian, mulai dari tes wawasan kebangsaan, kesehatan, kesamaptaan hingga kepribadian.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar Suwito mengatakan, program Paskibraka bukan sekadar menyiapkan petugas pengibar bendera saat upacara HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi bagian dari kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
“Paskibraka bukan semata-mata sebagai pengibar bendera, melainkan bagian dari penyiapan calon pemimpin bangsa Indonesia ke depan yang mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” kata Suwito kepada Korankaltim.com disela pembukaan seleksi.
Dari 267 siswa yang mendaftar melalui aplikasi, ada 241 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 143 putra dan 98 putri.
Seluruh peserta akan menjalani proses seleksi secara ketat dan objektif untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki kemampuan fisik, mental, intelektual serta kepribadian yang baik.
Usai pembukaan, peserta langsung mengikuti seleksi Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Pancasila Ideologi Pembinaan (PIP) berbasis aplikasi. Pada hari yang sama juga dilaksanakan seleksi kesehatan dan parade di halaman RSUD Harapan Insan Sendawar.
Selanjutnya, seleksi kesamaptaan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dijadwalkan berlangsung besok di Kodim 0912/Kubar. Sementara seleksi kepribadian digelar sehari setelahnya.
Penutupan dan pengumuman peserta terbaik hari Kamis. Tiga peserta terbaik putra dan tiga terbaik putri akan mewakili Kubar ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Pj Sekda Kubar Kamius Junaidi berpesan agar seluruh peserta mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Apapun hasilnya nanti, kalian semua adalah pemenang karena telah berani melangkah sejauh ini. Bagi yang terpilih jangan sombong, dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati,” kata Kamius.
Tim seleksi diminta menjalankan tugas secara objektif, transparan dan profesional agar peserta terpilih benar-benar siap mengemban tugas pada peringatan 17 Agustus mendatang.
Editor: Aspian Nur