Sebanyak 100 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai wilayah di Kutai Barat (Kubar) mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan.
Komandan Kodim 0912/KBR, Letkol Inf Doni Fransisco, menyampaikan bahwa kegiatan KKRI merupakan program nasional yang diselenggarakan TNI bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan telah memasuki gelombang keempat.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan, cinta tanah air, serta tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Ia menambahkan, peserta merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan bangsa, sehingga perlu dibekali karakter kuat dan semangat bela negara.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, generasi muda membutuhkan pembinaan yang memadukan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan kepedulian sosial agar memiliki ketahanan karakter.
Selama kurang lebih tiga hari, peserta akan mengikuti berbagai materi pelatihan, di antaranya Peraturan Baris Berbaris (PBB), bela negara, wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, hingga pengenalan pionir dan survival. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang bahaya narkoba, psikologi lapangan, serta kegiatan bakti sosial.
Dandim menegaskan kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda Kubar yang disiplin, mandiri, serta memiliki empati terhadap sesama.
“Utamakan keamanan atau zero accident. Saya yakin peserta mampu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh semangat,” tegasnya.
Peserta Persami KKRI tahun ini berasal dari sejumlah SMK di Kubar, di antaranya SMK 1 Sendawar, SMK 2 Sendawar, SMK 3 Sendawar, SMK Negeri 1 Linggang Bigung, SMK Negeri 1 Tering, SMK Sinar Abadi, dan SMK Kartini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat serta siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Editor: Erwin