Ditengah masih berlangsungnya pekerjaan peningkatan jalan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbatasan 2 BBPJN Kaltim mengandalkan kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di STA 49+650 untuk memantau pergerakan kendaraan secara real-time. Titik tersebut dipilih karena menjadi salah satu segmen strategis sekaligus rawan kepadatan.
Dari hasil pemantauan selama periode Lebaran, arus kendaraan terpantau tetap bergerak lancar, baik saat puncak mudik maupun arus balik.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasa, kondisi lalu lintas masih terkendali tanpa gangguan berarti.
PPK Perbatasan 2 Prima F menegaskan, penggunaan CCTV memberikan keuntungan besar dalam pengambilan keputusan cepat.
“Dengan adanya CCTV, kami dapat memonitor kondisi lalu lintas secara langsung dan mengambil langkah antisipatif apabila terjadi hambatan,” kata Prima kepada Korankaltim.com Jumat (27/3/2026) hari ini.
Sistem pemantauan ini memungkinkan respons yang lebih sigap dibanding metode konvensional.
Setiap potensi gangguan, seperti perlambatan kendaraan atau antrean di titik tertentu, dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh tim di lapangan.
Selain faktor lalu lintas, kondisi cuaca juga menjadi perhatian selama masa pemantauan.
Cuaca di wilayah tersebut relatif mendukung, meskipun sempat diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
“Hujan memang sesekali turun, tetapi tidak sampai mengganggu arus kendaraan secara signifikan,” katanya.
Untuk mengantisipasi dampak cuaca terhadap kualitas jalan, tim lapangan disiagakan penuh. Mereka melakukan penanganan cepat jika ditemukan ruas jalan yang licin atau mengalami penurunan kondisi.
Perbaikan dilakukan melalui penambahan material agregat hingga perataan badan jalan agar tetap aman dilalui.
Pendekatan kombinasi antara teknologi pemantauan dan kesiapan personel ini dinilai menjadi kunci keberhasilan menjaga kelancaran arus Lebaran di wilayah perbatasan tersebut.
Pemerintah pun optimistis strategi ini dapat terus diterapkan, terutama pada momen-momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran, guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
"Proyek jalan masih berlangsung bertahap dan pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman dan nyaman," sebut Prima.
Editor: Aspian Nur