Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Mahulu Papilus Panyu menyampaikan hal itu kepada Korankaltim.com Selasa (24/3/2026) hari ini.
Dijelaskannya, seluruh armada transportasi baik darat maupun sungai dalam kondisi siap melayani masyarakat. “Untuk arus balik sementara ini masih sepi. Persiapan kita, armada siap dan petugas juga standby untuk pengamanan dan pengawasan,” kata Papilus
Sejak awal masa pulang kampung hingga arus balik, Dishub telah bersinergi dengan Polres Mahulu dalam melakukan pengawasan di sejumlah posko.
Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan antara lain posko terpadu, pos dermaga Ujoh Bilang, pos dermaga Batu Kelo, serta sejumlah pos di wilayah Mamahak.
“Pengawasan kami lakukan di titik-titik pos yang sudah disiapkan, dan petugas akan tetap siaga sampai beberapa hari ke depan,” paparnya.
Dari sisi pemantauan, Papilus menyebutkan sistem CCTV saat ini baru mencakup wilayah darat, sementara untuk jalur sungai belum seluruhnya terpantau.
Sementara itu, kondisi akses darat di sejumlah titik masih menjadi perhatian karena ada ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di wilayah setelah Jembatan Mengeh menuju arah Simpang FTC. “Kalau hujan, kondisi jalan di situ cukup parah karena berlumpur dan tergenang. Tapi kalau cuaca kering masih bisa dilalui,” sebut Papilus.
Meski demikian, secara umum kondisi jalur lainnya masih relatif aman untuk dilalui masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan keselamatan. Untuk transportasi sungai, wajib menggunakan life jacket dan tidak memaksakan naik jika armada sudah penuh,” ucapnya.
Editor: Aspian Nur