Kapolsek Bongan Iptu M Ridwan menjelaskan, lonjakan arus kendaraan sudah terasa sejak pagi hari dengan mayoritas pemudik menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi.
“Kalau kondisi arus mudik hari ini, menurut kami sudah puncaknya. Arus kendaraan cukup ramai, terutama yang menuju Samarinda dan Balikpapan,” kata Ridwan.
Tingginya mobilitas ini tidak lepas dari banyaknya pekerja di Kubar yang berasal dari luar daerah. Saat momentum Lebaran, mereka memanfaatkan waktu untuk kembali ke daerah asal, seperti Samarinda, Balikpapan dan wilayah lainnya.
Meski arus lalu lintas terpantau ramai, pihak kepolisian tetap mengingatkan adanya sejumlah titik rawan kecelakaan di wilayah Bongan. Salah satunya berada sekitar dua kilometer dari Mapolsek Bongan.
“Disana jalannya mulus, tapi tikungannya cukup tajam. Pengendara sering melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga cukup sering terjadi kecelakaan,” ujar Ridwan lagi.
Selain faktor geografis jalan, kondisi infrastruktur dan cuaca juga turut memengaruhi kelancaran arus mudik. Ridwan menyebut, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang rusak di Kubar, ditambah intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. “Jalan yang rusak dan cuaca hujan membuat kondisi menjadi becek dan rawan. Ini yang perlu diwaspadai para pengendara,” paparnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polsek Bongan bersama unsur terkait mendirikan pos pengamanan yang beroperasi selama masa mudik. Di pos tersebut, petugas tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Satu dari layanan yang disediakan adalah pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemudik. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan pihak puskesmas setempat, guna memastikan kondisi fisik pengendara tetap prima selama perjalanan.
“Kami juga menyediakan layanan kesehatan di pos, bekerja sama dengan puskesmas. Jadi masyarakat bisa memeriksakan kondisi kesehatannya sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Ridwan.
Pihak kepolisian juga terus mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara. Pengendara roda dua diminta menggunakan perlengkapan seperti helm, jaket, dan sepatu, sementara pengemudi mobil diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan.
Selain itu pemudik juga diminta tidak memaksakan diri jika dalam kondisi lelah atau mengantuk. Petugas membuka kesempatan bagi masyarakat untuk beristirahat di pos pengamanan maupun di fasilitas umum seperti masjid yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
“Kami mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Jika lelah, silakan istirahat. Keselamatan adalah yang utama,” tutup Ridwan.
Editor: Aspian Nur