Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menyampaikan hal tersebut setelah menerima audiensi perwakilan perusahaan yang akan mengerjakan proyek strategis nasional (PSN) PLTA di Rumah Jabatan Bupati Mahulu, Senin (16/3/2026) hari ini.
Menurut Angela, kedatangan pihak perusahaan tersebut masih dalam tahap awal berupa silaturahmi sekaligus penyampaian gambaran awal mengenai rencana kegiatan yang akan dilakukan di lapangan.
“Pertemuan hari ini sebenarnya lebih kepada silaturahmi. Untuk presentasi lengkap maupun sosialisasi kepada masyarakat akan dilakukan kembali pada kesempatan berikutnya,” kata Angela.
Saat ini aktivitas perusahaan di lapangan masih sebatas persiapan awal seperti pembangunan mess pekerja serta kantor operasional.
“Yang ada sekarang hanya beberapa pekerja untuk membangun tempat tinggal dan kantor. Pembangunan proyeknya sendiri belum dimulai,” paparnya.
Pemkab Mahulu meminta perusahaan melakukan sosialisasi secara jelas kepada masyarakat agar tidak muncul isu atau spekulasi yang tidak benar terkait kegiatan mereka. Hal tersebut menyusul beredarnya informasi di masyarakat yang mempertanyakan aktivitas perusahaan tersebut.
“Saya meminta mereka memberikan sosialisasi yang tepat kepada masyarakat sehingga tidak ada simpang siur informasi mengenai kegiatan mereka di Mahakam Ulu,” sebut Angela.
Pemkab tidak ingin ada aktivitas lain di luar rencana pembangunan PLTA yang dapat merugikan daerah maupun masyarakat. “Saya tidak mau sumber daya alam kita diambil tanpa sepengetahuan kita. Karena itu kami meminta transparansi dari pihak perusahaan,” tegasnya.
Pihak perusahaan juga diminta mempresentasikan secara lengkap legalitas perusahaan serta perizinan proyek yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.
Gubernur Kalimantan Timur sebelumnya sudah meminta perusahaan PLTA turut membantu peningkatan kondisi jalan menuju Sungai Boh. Perusahaan tersebut bersedia melakukan peningkatan jalan sepanjang sekitar 112 kilometer dari titik awal menuju wilayah tersebut.
“Walaupun hanya peningkatan jalan, saya rasa kami patut bersyukur karena mereka bersedia membantu menangani ruas jalan tersebut,” ucap Angela.
Kedepan diharapkan perusahaan juga dapat membantu peningkatan kualitas jalan tersebut agar lebih baik lagi, baik melalui pengaspalan maupun pembangunan rigid beton.
Sementara penanggung jawab site PT Tujuan Mulia Makmur Qin Jia Wen mengatakan, kedatangan pihaknya ke Mahakam Ulu saat ini masih dalam tahap awal untuk melakukan persiapan operasional. “Kami datang ke tempat bupati untuk bersilaturahmi dan menyampaikan rencana kegiatan kami,” kata Qin.
Hingga saat ini perusahaan belum memulai pekerjaan pembangunan proyek PLTA di lapangan. “Sementara ini kami baru menyiapkan tempat tinggal, mess, dan kantor. Untuk pembangunan proyeknya sendiri belum dimulai,” sebut Qin.
Persiapan tersebut telah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir. Rencananya sebelum peletakan batu pertama proyek yang diperkirakan berlangsung sekitar Juli atau Agustus mendatang, perusahaan akan kembali melakukan presentasi dan sosialisasi secara lengkap mengenai tahapan pembangunan proyek tersebut kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Editor: Aspian Nur