Hingga saat ini, jumlah penumpang masih relatif normal dan dapat ditampung oleh kapasitas penerbangan yang tersedia.
Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan, Bernard R. Purba, menjelaskan bahwa pihak bandara terus memantau perkembangan jumlah penumpang sekaligus menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi peningkatan signifikan.
“Untuk saat ini lonjakan penumpang yang signifikan belum ada. Masih ter-cover dengan seat yang tersedia pada penerbangan yang ada,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Minggu (15/3/2026).
Meski demikian, pihak bandara telah berkoordinasi dengan maskapai untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah penumpang menjelang masa mudik. Jika terjadi lonjakan cukup besar, maskapai berpeluang menambah penerbangan tambahan atau extra flight.
Saat ini penerbangan yang melayani rute dari Bandara Melalan masih dioperasikan oleh Wings Air yang merupakan bagian dari Lion Air Group. Selain penerbangan harian (daily flight), terdapat tambahan dua penerbangan dalam sepekan yang beroperasi pada hari Rabu dan Minggu.
“Di luar penerbangan harian, ada tambahan dua flight pada hari Rabu dan Minggu. Jadwal ini sudah berjalan sekitar tiga bulan terakhir,” jelas Bernard.
Dari sisi kesiapan fasilitas, pihak bandara juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya dengan membuka Posko Angkutan Lebaran yang mulai beroperasi sejak 13 Maret hingga 29 Maret.
Posko tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Berdasarkan tren perjalanan udara pada tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang biasanya terjadi sekitar tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Kalau mengikuti tren, biasanya lonjakan penumpang terjadi sekitar tiga hari sebelum hari H,” katanya.
Sementara itu, untuk arus balik Lebaran diperkirakan berlangsung hingga akhir masa operasional posko, dengan kemungkinan puncaknya terjadi mendekati 29 Maret.
Bernard juga mengimbau masyarakat yang akan menggunakan transportasi udara agar menyiapkan identitas diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau penumpang agar menyiapkan identitas diri seperti KTP dan memastikan data pada tiket sesuai. Jika tidak sesuai, itu bisa menjadi kendala bagi penumpang sendiri saat proses keberangkatan,” ujarnya.
Selain itu, pihak bandara juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional akibat cuaca. Koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta AirNav untuk memastikan kondisi penerbangan tetap aman.
Editor: Erwin