Di tengah padatnya kegiatan pembangunan, anggota Satgas TMMD menyempatkan diri membantu warga yang tengah berduka di Kampung Linggang Amer, Selasa (24/2/2026).
Salah seorang warga meninggal dunia, dan tanpa menunggu permintaan, personel Satgas langsung turun tangan membantu persiapan pemakaman.
Bersama masyarakat, mereka bahu-membahu mendirikan tenda, menata kursi, serta menyiapkan berbagai kebutuhan di rumah duka. Kehadiran prajurit TNI di tengah suasana duka itu tidak hanya meringankan pekerjaan secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran kedekatan antara Satgas TMMD dan masyarakat selama program berlangsung.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0912/KBR, Letkol Inf Doni Fransisco, mengatakan bahwa membantu warga yang mengalami musibah merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat. Saat warga mengalami kesedihan, sudah menjadi kewajiban kami untuk turut membantu dan memberikan dukungan. Inilah wujud kebersamaan dan kepedulian TNI kepada rakyat,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, TMMD bukan semata program pembangunan fisik seperti pembukaan jalan maupun rehabilitasi rumah, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Nilai gotong royong dan solidaritas harus terus dijaga. Melalui kebersamaan dalam suka maupun duka, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin erat dan harmonis,” tambahnya.
Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah tersebut, anggota Satgas aktif berbaur dengan masyarakat, baik dalam kegiatan pembangunan fisik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan kepedulian yang ditunjukkan, diharapkan semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat Kampung Linggang Amer semakin kuat, sehingga terjalin hubungan yang penuh kekeluargaan hingga program TMMD berakhir.
Editor: Erwin