Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga unit sepeda motor turut terbakar bersama bangunan rumah.
Rumah yang terbakar diketahui milik Tutin. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya. Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar dan melalap seluruh bagian rumah.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses penanganan juga dibantu personel Polres Kutai Barat serta warga setempat yang bahu-membahu membantu petugas.
Personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Kutai Barat, Yakobus, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera menuju lokasi. Namun, jarak tempuh yang cukup jauh menjadi tantangan dalam upaya penanganan awal.
“Jarak ke lokasi lumayan jauh sehingga menjadi sedikit kendala bagi kami untuk tiba lebih cepat. Ditambah lagi kondisi rumah yang berbahan kayu membuat api cepat membesar saat kami tiba,” jelas Yakobus kepada Korankaltim.com.
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 21.40 WITA. Setelah api berhasil dipadamkan, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.
Terkait penyebab kebakaran, Yakobus menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Yakobus juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Ia menyarankan warga memastikan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum bepergian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama jika bangunan masih berbahan kayu yang sangat mudah terbakar. Jika rumah ditinggal dalam waktu lama, pastikan aliran listrik yang tidak diperlukan dimatikan untuk meminimalisir risiko kebakaran,” pungkasnya.
Editor: Erwin