Pemeliharaan jaringan dilakukan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Melak.
Selama pekerjaan berlangsung, aliran listrik di beberapa wilayah Kubar mengalami pemadaman sementara.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Melak Agung Putra Raharjo mengatakan, pemeliharaan jaringan dilakukan untuk distribusi tegangan menengah 20 kiloVolt (kV).
"Tujuannya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan serta meminimalisir potensi gangguan di masa mendatang. Karena itu, untuk sementara waktu dilakukan penghentian aliran listrik di wilayah terdampak,” ujar Agung kepada Korankaltim.com.
Namun pelaksanaan pekerjaan di lapangan tetap memperhatikan faktor keselamatan, terutama kondisi cuaca. Saat ini, hujan yang masih terjadi di beberapa lokasi berpotensi memengaruhi proses pemeliharaan.
“Jika kondisi cuaca belum memungkinkan dan demi keselamatan petugas di lapangan, waktu pengerjaan bisa mengalami penyesuaian. Kami menunggu kondisi benar-benar aman untuk melanjutkan pekerjaan,” paparnya.
Adapun daerah yang masuk wilayah pemeliharaan meliputi Juaq Asa, Pepas Asa, Ongko Asa, Gunung Punai, Balok Asa, Gesaliq, Juhan Asa, Kecamatan Linggang Bigung, Kecamatan Tering, Muara Leban, Keliwai, Kelian Dalam, Kelian Luar, Long Iram Seberang, Long Iram Bayan, Mecelew, Kelubaq, Lakan Bilem, Intu Lingau hingga Mujan.
PLN mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyesuaikan aktivitas selama pemeliharaan berlangsung. Bagi pelanggan yang menggunakan genset, PLN mengingatkan agar memastikan pemisahan instalasi genset dengan instalasi PLN demi menjaga keselamatan petugas maupun pelanggan.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman sementara tersebut. Kalau pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu yang telah dijadwalkan dan kondisi jaringan dinyatakan aman, maka aliran listrik akan segera dinormalkan kembali.
Editor Aspian Nur