Direktur RSUD HIS, dr. I Nyoman Sumahardika, mengatakan penyusunan master plan tersebut telah dimulai sejak 2025. Perencanaan itu mencakup pengembangan fasilitas fisik, kebutuhan alat kesehatan, hingga arah transformasi layanan berbasis teknologi.
“Alat-alat kedokteran yang harus dimiliki RSUD HIS itu sudah kita susun dalam master plan sejak 2025. Master plan ini bersifat fleksibel dan saat ini sudah berada di Bappeda sebagai bagian dari perencanaan daerah,” ujar, Nyoman kepada Korankaltim.com, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, penyusunan master plan RSUD HIS tidak dilakukan secara internal semata. Dalam prosesnya, rumah sakit juga melibatkan rekomendasi dan masukan dari institusi pendidikan tinggi ternama di Indonesia, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
Menurut Nyoman, keterlibatan perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat memastikan arah pengembangan rumah sakit berjalan sesuai standar perencanaan modern dan kebutuhan layanan kesehatan masa depan.
Ia berharap, hasil final master plan tersebut dapat segera diserahkan kepada pihak RSUD HIS agar bisa segera dijadikan pedoman pembangunan.
“Mudah-mudahan hasilnya bisa segera diserahkan ke kami, sehingga pembangunan rumah sakit benar-benar sesuai dengan harapan dan kebutuhan pelayanan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Nyoman menyebutkan pengembangan RSUD HIS ke depan diarahkan pada penerapan konsep smart hospital. Konsep ini menekankan pemanfaatan teknologi digital dan sistem layanan terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, serta transparansi pelayanan kesehatan.
“Ke depan, rumah sakit kita harus menjadi smart hospital. Itu sudah menjadi tuntutan saat ini, baik dari sisi kebutuhan masyarakat maupun regulasi,” ucapnya.
Transformasi menuju smart hospital tidak hanya berkaitan dengan pembangunan gedung atau penambahan alat kesehatan, tetapi juga mencakup penguatan sistem informasi rumah sakit, manajemen layanan, serta digitalisasi pelayanan pasien.
Dengan adanya master plan yang jelas dan dukungan pemerintah daerah, ia optimistis RSUD HIS dapat berkembang menjadi rumah sakit modern yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.
Editor: Erwin