Isu ini menjadi perhatian pemerintah daerah meskipun capaian Universal Health Coverage (UHC) Mahakam Ulu telah masuk kategori tertinggi secara nasional.
Penyampaian tersebut disampaikan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, melalui unggahan pada akun Instagram resminya @angela_idang.
Dalam unggahan tersebut, Angela mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari perlindungan jaminan kesehatan. “Saya mengajak semua keluarga di Mahakam Ulu, kalau masih ada anggota keluarga yang belum terdaftar, nonaktif, atau belum ter-cover jaminan kesehatan, mohon segera dilaporkan,” ujar Angela.
Pelaporan dapat dilakukan melalui Puskesmas, rumah sakit, Dinas Kesehatan maupun melalui aplikasi Cekatan. Langkah ini dinilai penting agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti dan memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Biar kami pastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal,” tegasnya.
Berdasarkan data hingga Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Mahakam Ulu tercatat mencapai 101,91 persen, dengan tingkat keaktifan 100,40 persen.
Sementara penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda mencapai 41,92 persen.
Status UHC prioritas telah terpenuhi dan iuran PBPU Pemda dinyatakan lunas. Meski demikian Angela mengakui tantangan pemerataan layanan kesehatan masih dihadapkan pada kondisi geografis Mahakam Ulu yang sulit dijangkau, terutama untuk wilayah kampung-kampung di pedalaman.
“Tantangan geografis Mahakam Ulu itu nyata. Tidak mudah, tetapi saya percaya perlahan-lahan kita bisa, asal kita tetap kompak dan saling menjaga,” ucapnya.
Capaian UHC tidak boleh berhenti pada angka semata, melainkan harus diwujudkan dalam kemudahan akses berobat bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkomitmen untuk terus memperkuat pendataan dan pelayanan kesehatan agar perlindungan jaminan kesehatan benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh warga.
Editor: Aspian Nur