Kepala Bidang Perikanan, Peternakan dan Perkebunan DKPP Mahulu, Jimmy Herman, mengatakan pendampingan saat ini dilakukan melalui tim gabungan yang melibatkan penyuluh perikanan serta staf teknis dinas.
“Kita ada tim dari dinas, karena kita juga punya penyuluh perikanan. Satu ditempatkan di Mahulu, selebihnya staf di bidang yang menangani langsung urusan perikanan,” jelas Jimmy, Jumat, (23/1/2026).
Menurutnya, komunikasi dengan kelompok perikanan dan peternakan dilakukan secara intens melalui grup khusus. Mekanisme ini memudahkan kelompok untuk menyampaikan kendala teknis budidaya maupun pengelolaan usaha.
“Kalau ada pertanyaan atau masalah, mereka bisa langsung sampaikan. Tim siap turun ke lapangan karena kendala kita saat ini memang belum punya penyuluh lapangan yang ideal,” ujarnya.
Keterbatasan tenaga penyuluh membuat DKPP menerapkan pola jemput bola agar potensi gangguan, seperti penyakit ikan atau ternak, dapat ditekan sejak dini. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha masyarakat.
“Kita berharap tidak ada kejadian penyakit. Targetnya bukan hanya menekan risiko, tapi juga mendorong peningkatan produksi, karena sebenarnya potensi itu ada,” katanya.
Di sektor peternakan, Jimmy menyebut potensi Mahakam Ulu masih didominasi oleh ternak unggas, namun juga terdapat peternak sapi, kambing, dan babi dalam skala lebih besar. Pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan kepada sejumlah kelompok peternak yang dinilai layak.
“Bantuan kita berikan kepada kelompok yang sudah memenuhi kriteria melalui tahapan CPCL (Cek Penerima Cek Lokasi). Jadi kita pastikan mereka punya kesiapan, termasuk ketersediaan lahan pakan,” jelasnya.
Ia mengakui selama ini kendala utama dalam pengembangan peternakan adalah aspek teknis perawatan dan pakan. Bantuan ternak yang tidak diimbangi kesiapan pakan dan manajemen berpotensi menghambat pertumbuhan dan produktivitas.
“Kalau pakan dan perawatannya tidak optimal, tentu hasilnya tidak maksimal. Itu yang sekarang kita coba perbaiki,” pungkasnya.
Editor: Erwin