Wakil Bupati Mahulu Suhuk mengungkapkan masih ditemukannya sejumlah ASN yang belum kembali bekerja secara optimal, meski aktivitas pemerintahan telah berjalan normal.
Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan adanya sejumlah ASN yang terlena dengan masa libur panjang. Namun kondisi tersebut tidak mencerminkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Mahulu.
“Memang ada beberapa ASN yang kita temukan tidak disiplin, tapi tidak semua. Jadi semacam ada yang seolah-olah menjadikan libur ini seperti liburan tambahan,” ujar Suhuk saat diwawancara di Bappelitbangda Mahulu, Rabu, (21/2/2026).
Diduga sebagian ASN masih terbawa suasana libur bersama keluarga, bahkan ada yang diduga berada di luar kota atau luar daerah, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali menjalankan tugas di Mahulu.
“Kemungkinan masih suasana libur dengan keluarga, atau saya curiga ada yang keluar kota bahkan keluar daerah. Ini yang menyebabkan mereka terlambat kembali dan kehadiran di kantor menjadi rendah,” ucap Suhuk lagi.
Pemkab Mahulu sudah memberikan penekanan langsung kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar segera menertibkan kehadiran pegawainya dan memastikan jam kerja kembali normal.
“Kami tekankan kepada kepala OPD-nya untuk menertibkan mereka kembali. Sidak kemarin itu tujuannya jelas, untuk mengingatkan dan menegakkan kembali kedisiplinan ASN,” tegas Suhuk.
Tingkat kehadiran ASN sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik. Target pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sulit tercapai apabila disiplin kerja aparatur rendah.
“Bagaimana kami mau meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kalau kehadiran dan jam kerja kita di kantor sangat sedikit,” paparnya.
Melalui penertiban pasca sidak tersebut, kinerja ASN dapat kembali maksimal sehingga target-target pemerintahan yang telah dicanangkan Bupati Mahakam Ulu dapat dikejar dan direalisasikan sesuai rencana.
“Dengan kehadiran yang baik, target-target pemerintah daerah bisa kita kejar. Ini demi pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat Mahakam Ulu,” tutup Suhuk
Editor: Aspian Nur