Program pemasangan listrik gratis ini disalurkan melalui Anggota DPRD Kubar, Rita Asmara Dewi, dan menyasar warga di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I Kubar. Tercatat sekitar 200 rumah tangga kurang mampu menjadi penerima manfaat dalam program tersebut.
Rita memastikan bahwa program ini tidak lagi sebatas perencanaan, melainkan telah terealisasi di lapangan. Selain pemasangan meteran listrik di rumah-rumah warga, program ini juga mencakup penambahan infrastruktur jaringan listrik berupa tiang listrik yang telah terpasang di sejumlah wilayah, di antaranya Karang Rejo, Belintut, serta Kampung Balok Asa.
“Program ini merupakan aspirasi dari Anggota Komisi XII DPR RI, Bapak Syafruddin. Kami di daerah membantu menyalurkan sekaligus mengawal pelaksanaannya agar benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rita kepada Korankaltim.com, Jumat (15/1/2026).
Ia menjelaskan, bantuan pemasangan listrik gratis tersebut diperuntukkan bagi warga yang selama ini belum memiliki sambungan listrik akibat keterbatasan ekonomi. Untuk memastikan ketepatan sasaran, sebelum pemasangan dilakukan, tim pelaksana terlebih dahulu melakukan pendataan, survei, dan verifikasi langsung ke lapangan.
“Pendataan dan verifikasi menjadi hal yang sangat penting. Di beberapa lokasi, jaringan listrik sebelumnya belum menjangkau rumah warga, sehingga dilakukan penambahan tiang listrik agar aliran listrik bisa masuk dan digunakan,” jelasnya.
Salah satu wilayah yang telah merasakan langsung manfaat program tersebut adalah Kampung Balok Asa. Di kampung ini, sebelumnya masih terdapat beberapa rumah warga yang belum menikmati aliran listrik. Setelah pemasangan listrik direalisasikan, aktivitas warga kini menjadi lebih nyaman, terutama pada malam hari.
Petinggi Kampung Balok Asa, Susanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terealisasinya program pemasangan listrik gratis tersebut. Menurutnya, kehadiran listrik memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di kampungnya.
“Masih ada beberapa rumah warga kami yang sebelumnya belum dialiri listrik. Sekarang sudah terpasang dan sangat membantu aktivitas masyarakat. Atas nama warga Kampung Balok Asa, kami mengucapkan terima kasih,” kata Susanto.
Ia berharap program listrik gratis ini dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh warga Kutai Barat yang hingga kini belum menikmati aliran listrik. Menurutnya, listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga serta menunjang pendidikan anak-anak.
Program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat, PLN, dan perwakilan daerah. Dengan hadirnya aliran listrik hingga ke pelosok kampung, masyarakat Kubar kini semakin optimistis menatap masa depan yang lebih terang dan sejahtera. (*)