Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan satuan di wilayah sekaligus melihat langsung dukungan TNI Angkatan Darat terhadap penguatan ketahanan wilayah, baik dari sisi sumber daya prajurit maupun infrastruktur pendukung.
Agenda kunjungan Pangdam diawali dengan peninjauan ke Brigif TP 85/BTC di Kem Baru, Kecamatan Jempang. Didampingi Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul serta Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, Pangdam melihat langsung kesiapan satuan serta pelaksanaan program unggulan Borneo Integrated Farming Area (BIFA) yang dijalankan Brigif TP 85/BTC.
Program BIFA dinilai menjadi salah satu bentuk konkret peran TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah sekitar satuan.
Melalui program tersebut, tugas pokok pertahanan dipadukan dengan kegiatan produktif yang memberi manfaat langsung bagi prajurit maupun masyarakat.
Krido menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas sebagai landasan utama pelaksanaan tugas di wilayah. Ia juga menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan nasional. “Ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional,” kata Krido.
Selain itu, Krido juga menekankan peran prajurit sebagai teladan di tengah masyarakat serta pentingnya menjaga kehormatan satuan dalam setiap pelaksanaan tugas. “Tingkatkan disiplin dan jaga kehormatan satuan. Kehadiran kita harus menjadi solusi dan pemberi rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain meninjau program ketahanan pangan, Pangdam juga melakukan pengecekan kesiapan satuan Brigif TP 85/BTC dalam rangka menghadapi agenda strategis ke depan, termasuk rencana kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia ke wilayah tersebut.
Usai dari Brigif TP 85/BTC, kunjungan berlanjut dengan meninjau progres pembangunan Markas Batalyon (Mayon) 827 di Kubar untuk memastikan langsung perkembangan fisik bangunan yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan dan markas prajurit tempur di wilayah tersebut.
Krido menekankan pentingnya menjaga kualitas material dan konstruksi bangunan agar dapat menunjang kenyamanan serta kesiapsiagaan prajurit dalam jangka Panjang dan berharap dengan selesainya pembangunan Mayon 827, kehadiran satuan tersebut dapat memperkuat pengamanan wilayah serta memberi dampak positif bagi stabilitas dan pembangunan di Kubar.
Editor: Aspian Nur