Momentum tersebut dirangkai dengan kunjungan Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan ke Laham yang disambut secara adat sebelum mengikuti misa di Gereja Hati Kudus Yesus Laham, Kamis, (8/01/2026).
Setibanya di Laham, Angela disambut meriah oleh masyarakat melalui prosesi penyambutan adat di Dermaga Kecamatan Laham. Prosesi tersebut diawali dengan pemasangan leku serta penyerahan cendera mata oleh kelompok masyarakat Suku Manggarai di Laham sebagai simbol penghormatan dan penerimaan.
Penyambutan adat ini mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan lintas budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Mahakam Ulu, khususnya dalam momentum perayaan Natal bersama.
Angela mengapresiasi penyambutan hangat masyarakat Laham serta menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Laham atas penyambutan yang penuh makna ini. Natal bersama ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan di Mahakam Ulu,” kata Angela
Keberagaman suku dan budaya merupakan kekuatan sosial yang harus terus dirawat, terlebih di wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu.
“Perbedaan bukan untuk memisahkan, tetapi menjadi kekuatan kita dalam membangun daerah. Inilah modal sosial yang harus terus kita jaga,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai persatuan dan kedamaian.
Kegiatan Natal bersama kemudian dilanjutkan dengan misa di Gereja Hati Kudus Yesus Laham yang diikuti umat dan masyarakat setempat dalam suasana penuh sukacita dan kekhidmatan.
Melalui perayaan Natal bersama ini, pemerintah daerah berharap semangat kasih, persaudaraan, dan toleransi dapat terus terpelihara serta menjadi landasan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu yang inklusif dan berkeadilan.
Editor: Aspian Nur