Elbox tampil sebagai juara pertama sementara Zorro dari Samarinda di osisi kedua dan Ajima juga dari Balikpapan posisi ketiga.
Data lengkap 16 besar menunjukkan dominasi peserta asal Samarinda yang menempatkan 10 pasangan di jajaran peringkat terbaik pada ajang ini. Balikpapan sendiri mengirimkan dua pasangan, Kubar tiga pasangan dan Bontang satu pasangan.
Turnamen yang disebut juga mind sport atau olahraga pikiran yang digelar Perkumpulan Olahraga Domino (Pordi) Kutai Barat ini berhasil menarik 312 peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan maupun luar daerah dan jadi lomba domino terbesar yang pernah digelar di Kubar. Ratusan peserta saling beradu strategi memperebutkan total hadiah Rp98 Juta.
Ketua panitia pelaksana Suhardi mengakui kalau antusiasme peserta jauh melampaui ekspetasi panitia. “Alhamdulillah, pesertanya ramai luar biasa dan berasal dari banyak daerah, mulai dari Kubar, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Samarinda, Bontangjuga Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan,” kata Suhardi kepada Korankaltim.com disela turnamen malam tadi.
Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani yang hadir pada acara penutupan malam tadi menyebut turnamen ini lebih dari sekadar perlombaan.
“Domino adalah olahraga strategi yang menuntut ketajaman berpikir dan kemampuan mengambil keputusan cepat. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan seperti ini sebagai upaya pembinaan atlet dan penguatan kebersamaan masyarakat,” kata Nanang yang berharap kegiatan ini bisa digelar rutin dan berkembang menjadi agenda besar tahunan.
Sementara Ketua Pordi Kaltim Andi Fathul Khair menilai pelaksanaan di Kubar telah memenuhi standar event yang mereka rancang.
“Awalnya kami berharap ini menjadi liga nasional. Meski skalanya sedikit bergeser, kehadiran peserta dari luar provinsi tetap membanggakan,” kata Andi.
Editor: Aspian Nur