Rita menjelaskan bahwa setiap penyaluran aspirasi yang ia bawa selalu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Menurutnya, masyarakat Linggang Jelemuq memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi sungai, sehingga sarana perahu menjadi dukungan yang paling relevan.
“Saya selalu melihat kebutuhan di lapangan. Kalau masyarakatnya nelayan, tentu mereka memerlukan sarana untuk bergerak dan bekerja di sungai. Aspirasi itu harus tepat guna,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Jumat (5/12/2025)
Rita menyebut, penyaluran bantuan ini juga menjadi bentuk komitmennya kepada masyarakat yang kembali memberi kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai anggota DPRD untuk periode kedua.
Bantuan yang diserahkan kepada kelompok nelayan berupa tujuh unit perahu fiberglass. Rita berharap sarana tersebut dapat membantu nelayan meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki penghasilan keluarga.
“Yang terpenting, bantuan ini benar-benar dipakai dan dijaga. Kalau aktivitas mereka semakin lancar, otomatis kesejahteraan ikut meningkat,” ujarnya.
Ketua Kelompok Nelayan Modern Linggang Jelemuq, Eris Supanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada kelompoknya. Ia menyebut, tambahan sarana ini sangat berarti bagi para nelayan yang sehari-hari bergantung pada aktivitas sungai.
“Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Kehadiran perahu fiber tentu akan mendukung kegiatan kami di lapangan. Dengan adanya tambahan perahu, anggota kelompok bisa lebih leluasa menjalankan aktivitasnya,” ujar Eris.
Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat upaya kelompok dalam meningkatkan hasil tangkapan dan mobilitas para nelayan.
“Bantuan ini menjadi dorongan bagi kami untuk bekerja lebih optimal. Semoga dukungan seperti ini bisa berlanjut,” tambahnya.
Rita menegaskan bahwa dirinya akan terus mendengarkan aspirasi warga dan memastikan bantuan yang ia perjuangkan tepat sasaran.
“Semoga perahu ini benar-benar membawa manfaat bagi seluruh anggota kelompok. Saya akan terus hadir untuk masyarakat,” tutupnya. (*)