Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan menegaskan komitmen tersebut saat membuka Workshop Tata Kelola Arsip Dinamis dan Aplikasi SIPEKA se-Kabupaten Mahakam Ulu 2025. Kegiatan berlangsung di Grand Mahakam Ballroom, Swiss-Belhotel Balikpapan, Senin (27/10/2025).
Angela menyebut digitalisasi kampung sebagai langkah strategis membangun birokrasi yang transparan dan akuntabel. “Pemerintah kampung adalah garda terdepan pelayanan publik,” ujarnya dalam rilis.
Ia menekankan peningkatan kapasitas aparatur kampung sebagai kunci profesionalitas dan daya saing pemerintahan desa. Menurutnya, SRIKANDI dan SIPEKA bukan sekadar teknologi, tetapi fondasi membangun integritas publik dari akar pemerintahan.
Kedua aplikasi itu memudahkan proses administrasi, pelaporan, dan arsip digital yang sebelumnya dilakukan manual. “Pemanfaatan sistem ini menjadi dasar bagi pemerintahan kampung yang partisipatif dan responsif,” tegas Angela.
Workshop yang berlangsung hingga 30 Oktober 2025 diikuti petinggi, sekretaris desa, kaur, dan operator kampung se-Mahulu. Peserta mendapat pelatihan, diskusi, serta praktik pengelolaan data kampung secara digital dan terintegrasi.
Program ini menjadi bagian dari misi kelima Pemkab Mahulu, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan terbuka dan berintegritas. Transformasi digital diharapkan menciptakan sinergi antar kampung dan efisiensi pelayanan publik. (adv/prokopim/tha/jih/ha)