“Seluruh komponen pemuda harus bersatu, merapatkan barisan untuk membangun potensi dari daerah masing-masing,” ujar Eko Alamsyah kepaa media Rabu, (29/10/2025).
Meski sudah bukan lagi tergolong pemuda, dirinya tetap berupaya memperkenalkan budaya Mahulu ke luar daerah.
Beberapa kegiatan telah ia lakukan, sepeeri memperkenalkan tarian hudoq dan kerajinan khas rotan Mahakam Ulu di sejumlah event di Balikpapan dan Jakarta.
“Alhamdulillah, mendapat respon yang positif. Beberapa hasil kerajinan dan budaya kita mulai dikenal di luar daerah,” jelasnya.
Eko mengimbau generasi muda Mahakam Ulu agar terus berkarya dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi local, contonya tradisi menganyam rotan atau budaya hudoq bisa dikemas dan dipromosikan secara kreatif melalui media digital.
Eko juga menyoroti pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan mengaku prihatin karena selama tujuh bulan menjabat, sekitar 80 persen kasus yang ditangani Polres Mahulu didominasi oleh narkoba.
“Saya sangat miris melihat kondisi ini. Karena itu saya titip pesan kepada pemuda dan rekan-rekan media, mari bersama menjaga agar pemuda Mahakam Ulu tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah, terutama terkait narkoba,” papar Eko.
Editor: Aspian Nur