Pemkab Kutai Barat Mantapkan Langkah Digitalisasi Keuangan Daerah
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memantapkan langkah percepatan digitalisasi keuangan daerah.
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memantapkan langkah percepatan digitalisasi keuangan daerah.
Komitmen itu ditegaskan melalui High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Bimbingan Teknis Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) Bankaltimtara yang digelar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Senin (27/10/2025) hari ini.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bankaltimtara serta para bendahara dan pejabat pengelola keuangan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui forum ini, pemerintah daerah menegaskan arah kebijakan untuk membangun sistem keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Bupati Kubar, Frederick Edwin mengatakan digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk memperkuat akuntabilitas dan efektivitas tata kelola keuangan daerah.
“Forum ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga pengawas keuangan untuk memperluas digitalisasi transaksi di Kubar,” kata Edwin kepada Korankaltim.com.
Dirinya mengapresiasi Bank Indonesia atas dukungannya dalam mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) serta pemanfaatan kanal pembayaran digital seperti QRIS Bankaltimtara untuk pajak, retribusi, dan transaksi pelaku UMKM. Selain itu, penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dinilai sebagai langkah konkret menuju sistem pembayaran yang modern, cepat dan aman.
“Kemajuan teknologi menuntut kita semua untuk terus beradaptasi. Melalui sistem pembayaran digital, masyarakat akan lebih mudah bertransaksi, sementara pemerintah dapat meningkatkan pendapatan daerah dengan sistem yang lebih efisien dan transparan,” jelas Edwin lagi.
Seluruh perangkat daerah diajak memperkuat komitmen dalam menerapkan transaksi non-tunai, menjaga transparansi setiap proses keuangan, serta aktif berinovasi dalam mendukung digitalisasi daerah.
“Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata membangun Kubar yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” jelasnya.
Sementara Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kubar Petrus menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki dua agenda utama, yakni perumusan langkah strategis percepatan digitalisasi keuangan daerah serta pelaksanaan bimbingan teknis penggunaan aplikasi keuangan berbasis digital.
“Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan tata kelola keuangan yang efisien dan transparan, sekaligus mendorong ekonomi lokal melalui sistem digital yang inklusif dan berkelanjutan,” sebut Petrus.
Melalui pelatihan ATKP Bankaltimtara, para bendahara dan pejabat keuangan OPD dibekali pemahaman langsung mengenai Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) yang mendukung transaksi nontunai, realtime, dan terintegrasi dengan sistem perbankan. Aplikasi ini juga memudahkan pemantauan posisi keuangan daerah secara cepat, akurat dan transparan.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG