Dahau 2025 Kutai Barat Hadirkan Festival Budaya dan Pemecahan Rekor MURI
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Perayaa. Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun ini dipastikan semarak.
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Perayaa. Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun ini dipastikan semarak.
Pemerintah Kabupaten Kubar telah menyiapkan rangkaian kegiatan besar bertajuk Dahau Kutai Barat 2025 dengan tema Harmoni Kebersamaan dalam Budaya, berlangsung pada 23 Oktober pekan depan.
Acara dipusatkan di Taman Budaya Sendawar dan menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, pelestarian adat serta promosi potensi lokal di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Ketua Panitia Dahau 2025 FX Sumardi mengatakan tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap keberagaman adat serta budaya masyarakat Kubar.
“Logo tahun ini mengusung angka 26 yang dipadukan dengan unsur khas Kutai Barat. Melalui tema Harmoni Kebersamaan dalam Budaya, kami ingin menegaskan bahwa semangat persatuan dalam keberagaman adat tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Kutai Barat,”kata Sumardi kepada KoranKaltim.com, Selasa (14/10/2025).
Satu agenda utama yang paling ditunggu adalah pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan 10 ribu peserta mengenakan busana adat penutup kepala secara serentak Laungk atau Kesapuuq bagi laki-laki dan Tudung atau Todungk bagi perempuan.
“Tujuannya bukan sekadar mengejar rekor, tapi menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri. Ini menjadi simbol persatuan masyarakat dalam menjunjung tinggi identitas lokal,” tambah Sumardi.
Selain kegiatan budaya massal tersebut, panitia juga menyiapkan beragam agenda menarik seperti pawai budaya, lomba olahraga tradisional, jalan sehat, bazar UMKM dan kuliner, sepeda santai, hingga Trail Adventure Jelajah Alam Melapeh. Acara puncak akan diisi dengan upacara HUT ke-26 dan sidang paripurna istimewa DPRD, diakhiri malam hiburan rakyat yang menghadirkan band Jamrud bersama sejumlah artis nasional.
Festival Dahau 2025 yang menjadi bagian utama perayaan tahun ini akan menampilkan berbagai lomba dan pertunjukan seni yang menggambarkan kekayaan tradisi lokal. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kubar, Christina Dana Rika, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan kebanggaan terhadap budaya daerah.
“Tema besar kami adalah kebersamaan dan kreativitas. Tahun ini ada lomba kuliner khas berbahan dasar ikan patin ikan sungai kebanggaan Kubar serta lomba tari, busana adat, parade band, hingga pemilihan Monaq dan Ringeeng Sendawar 2025 sebagai duta budaya muda,” jelas Christina.
Seluruh kegiatan disusun untuk tetap menjaga nilai budaya dengan sentuhan inovatif agar lebih menarik bagi generasi muda. “Kami berharap Festival Dahau tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga edukasi dan promosi potensi wisata serta ekonomi kreatif daerah,” pulangkasnya
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG