Kebakaran ini sempat menghebohkan warga sekitar karena lokasi rumah berada tepat di depan Puskesmas Melak.
Api pertama kali diketahui oleh warga yang kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian.
Tiga unit mobil pemadam dari Unit Melak dengan 25 personel dikerahkan ke lokasi. Upaya pemadaman juga dibantu oleh dua regu dari Polsek Melak serta sekitar 45 warga.
Proses pemadaman sempat terkendala karena bertepatan dengan waktu Salat Jumat. Namun, berkat kesigapan petugas dan partisipasi warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WITA.
Komandan Kompi 2 Brimob Melak, Ipda Abdulah Hadi, mengatakan pihaknya turut membantu pemadaman dengan menurunkan satu unit mobil Armoured Water Canon (AWC).
“Kami menjadi tim kedua yang tiba di lokasi setelah dari Damkar Kecamatan Melak. Meskipun waktunya bertepatan dengan salat Jumat, kami tetap berupaya cepat menurunkan perlengkapan dan operator AWC,” ujarnya.
Sementara itu, hasil keterangan awal menyebut kebakaran diduga akibat kebocoran pada selang kompor gas LPG.
“Informasi awal mengarah ke kebocoran selang gas, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari petugas berwenang,” tambahnya.
Semntara itu, Kasi Humas Polres Kubar, Ipda Sukoco, mengakui berdasarkan laporan awal, kebakaran menimpa rumah milik Edy (45), seorang pegawai negeri sipil.
Dalam insiden ini dipastikan tak ada korban jiwa, tetapi kerugian yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa, namun satu rumah beserta isinya ludes terbakar dengan taksiran kerugian sekitar Rp150 juta,” tuturnya.
Editor: Erwin