Air setinggi satu hingga dua meter yang tiba-tiba menerjang membuat rumah warga terendam, sementara ternak serta sejumlah peralatan milik masyarakat hanyut terbawa arus deras.
“Airnya naik cepat sekali, jadi orang tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Beberapa ternak juga hanyut terbawa banjir,” ungkap Warga Long Isun, Lande kepada Korankaltim.com hari ini.
Meski menimbulkan kerugian material, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Warga yang terdampak kini bergotong-royong membersihkan sisa lumpur dan material yang terbawa banjir.
Banjir bandang ini diduga akibat hujan deras dengan intensitas tinggi sepanjang malam di kawasan hulu Sungai Melaseh, yang merupakan anak Sungai Mahakam. Volume air yang besar kemudian terakumulasi dan memicu luapan di sepanjang aliran sungai hingga menerjang Kampung Long Isun.
Siang hari tadi kondisi air mulai berangsur surut namun warga tetap diminta waspada karena potensi hujan deras masih bisa terjadi di wilayah hulu.
Editor: Aspian Nur