Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta.
Salah satu saksi, Mukhsin (47), mengungkapkan bahwa ia melihat kobaran api sudah membesar saat tengah keluar rumah.
“Saya lihat api sudah besar di rumah salah satu warga, lalu merembet cepat ke rumah sebelahnya. Kami langsung teriak-teriak minta warga membantu,” bebernya kepada Korankaltim.com.
Mendengar teriakkan tersebut, warga maupun korban berupaya menyelamatkan barang-barang dan sebagian lainnya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Sekitar lima menit setelah kejadian, personel Polsek Muara Lawa, Damkar dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman terhadap rumah bermaterial kayu tersebut.
“Upaya awal dilakukan menggunakan mesin pompa apung, lalu bantuan tambahan damkar dari kecamatan, kabupaten, dan perusahaan tiba bertahap hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.45 WITA,” kata Kapolsek Muara Lawa, Ipda Rinto C. Simanjuntak.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara api dipicu korsleting listrik dari rumah salah satu korban.
Pasca kejadian ini, para korban untuk sementara mengungsi di rumah kerabat dan tetangga.
Editor: Erwin